Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bali Ditargetkan Sebagai Pulau Kreatif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan Bali sebagai Pulau Kreatif. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan ruang-ruang kreatif dalam pengembangan industry kreatif nasional.
Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan Iptek Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Gde Pitana dalam pidatonya saat pembukaan seminar nasional pengembangan ekonomi kreatif di Sanur (27/11/2012) menyebutkan Bali sangat potensial menjadi pulau kreatif karena Bali memiliki banyak industri kreatif.
Selain itu dari seluruh taman budaya yang ada di Indonesia, Taman Budaya Bali merupakan taman budaya yang paling maju “Kita lihat taman budaya di Bali yang paling maju, diantara taman-taman budaya yang ada di Indonesia, taman budaya Bali adalah taman budaya yang paling maju , yang paling maju itu pun aktivitasnya baru setahun sekali pada waktu PKB, sehingga perlu dilakukan aktivasi atau revitalisasi, dimana taman budaya bisa menjadi pusat ekspresi insane-insan kreatif” papar I Gde Pitana
Pitana menambahkan hingga saat ini pemerintah telah menetapkan Badung dan Solo sebagai kota kreatif dan kedepan diharapkan Bali menjadi pulau kreatif.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2955 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun