Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pastika Himbau Waspadai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta agar mewaspadai 'black campaign' atau kampanye hitam dari berbagai pihak dalam Pilgub Bali 15 Mei nanti. Pastika mengaku adanya upaya 'black campaign' yang ditujukan kepadannya untuk maju menjadi Cagub melalui Koalisi Bali Bersatu.
Mantan Kapolda Bali ini mengaku banyak isu negatif yang ditujukan kepada dirinya, pasca dirinya lompat partai dalam pesta demokrasi lima tahunan. Pastika mengaku, ada beberapa 'black campaign' yang dituduhkan sejumlah pihak kepadanya yakni ia dituduh memiliki Pusat Oleh-Oleh Krisna, memiliki banyak armada taksi, armada truk pasir, memotong uang tunjangan kinerja khusus (TKK) bagi para bupati, bahkan yang paling sadis ia diisukan mengobral izin pasar modern sehingga mengancam kelangsungan Pasar Sukawati, serta masih banyak isu negatif lainnya.
"Semua yang dibicarakan itu sama sekali tidak benar. Hanya karena cucu saya bernama Krisna, orang menghubungkan jika pasar oleh-oleh Krisna itu milik saya. Saya tegaskan tidak ada satu sen saham pun di sana. Ini semua tidak benar," ujar Pastika, ketika menyampaikan visinya di depan ratusan kader Golkar yang sedang menggelar Rapat Kerja Daerah di Ina Grand Bali Beach Hotel, Minggu (27/1/2013).
Pasca dirinya tidak lagi maju menjadi Cagub dari PDIP, Pastika sangat yakin kedepannya akan ada banyak isu negatif lainnya yang akan menyerang dirinya. Terkait 'black campaign' itu, SBY berpesan kepada Pastika jika semua isu negatif tersebut tidak perlu ditanggapi. Pesan itu disampaikan SBY kepada Pastika ketika ia bersama Ketua Demokrat Bali Made Mudarta, Jero Wacik, I Ketut Sudikerta dipanggil presiden Sby.
Pesan SBY itu bagi Pastika sebenarnya sejalan dengan keinginannya yang menghendaki Pilgub damai, tidak ada kekerasan, tidak ada politik uang dan sebagainya. "SBY berpesan jika orang Indonesia sangat tidak suka dengan orang yang menyerang orang lain. Jadi jangan sampai saat kita diserang kita malah balik menyerang," tegas Pastika.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan