Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




KPPI Bali Galang Gerakan Suara Perempuan 2014

Rabu, 6 Maret 2013, 17:09 WITA Follow
Beritabali.com

kabarbuleleng.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali menggalang gerakan suara perempuan 2014 sebagai upaya optimalisasi keterwakilan perempuan dalam legislatif . Gerakan ini juga sebagai upaya untuk mendorong partai politik untuk melibatkan minimal 30 persen perempuan dalam struktur partai politik dan dalam daftar calon legislative pada pemilu 2014 mendatang.

Ketua KPPI Bali Sri Wigunawati dalam keteranganya di Sanur (6/3/2013) mengungkapkan selama ini komitmen partai politik di Bali untuk melibatkan perempuan dalam kepengurusan partai ataupun sebagai calon legislative masih setengah hati. Partai Politik masih tetap beralasan kualitas politik perempuan di Bali masih rendah.

“Jadi caleg khususnya perempuan selalu dipertannyakan tentang kualitasnya , kita berbicara agar paying hokum yang diberikan itu adalah benar-benar kita jawab sehingga tidak ada lagi alas an-alasan klise partai politik tidak bisa menyediakan karena tidak ada perempuan” ujar Sri Wigunawati

Sri Wigunawati mengakui melalui gerakan suara perempuan 204, KPPI Bali akan mendatangi partai politik yang ada di Bali untuk tetap memberikan porsi 30 persen bagi keterwakilan perempuan dalam daftar calon legislative tiap partai politik. Menurut Wigunawati belum terpenuhinya 30 persen keterwakilan dalam legislatif di Bali selama ini akibat belum adanya persepsi yang sama antar politisi di Bali.

Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali juga menyiapkan 4.275 orang kader informasi perempuan sebagai upaya menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya keterwakilan perempuan dalam legislatif. Kader informasi ini nantinya akan bertugas untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk memilih kader perempuan dalam pemilu legislative 2014 mendatang.

Sri Wigunawati menambahkan kader informasi perempuan nantinya akan disebar hingga ketingkat desa dan ditargetkan minimal dalam satu desa terdapat satu kader informasi perempuan.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami