Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sehari, Dua Pura Dibobol Maling

Selasa, 19 Maret 2013, 13:13 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Dua pura yakni Pura Dalem Segara Menuh dan Pura Panti Pasek di Desa Luwus kecamatan Baturiti dibobol maling, Selasa (19/3). Akibatnya bunga sekar berupa emas yang berada di Tapakan Barong Landung serta dua bola mata permata pretima Singa berhasil dibawa kabur para pelaku pencurian. Ditaksir kerugian yang diderita pengempon kedua Purra yang letaknya bersebelahan itu mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, aksi para kawanan maling tersebut pertama kali diketahui oleh Made Jadi (33) seorang tukang yang tengah memperbaiki apit surang di Pura Panti Pasek. Sekitar pukul 11.00 saksi melihat pintu sebuah pelinggih tempat menyimpan pretima Singa di Pura Panti Pasek terbuka. Ia kemudian melaporkan ke pihak pengempon Pura Panti Pasek.

Tak lama berselang beberapa pengempon pura beserta pemangku mengecek ke dalam pura ternyata pretima berbentuk singa sudah tidak berada di tempatnya. Tempat penyimpanan pretima singa yang tingginya sekitar lima meter itu kosong. Setelah diperiksa, patung singa itu kemudian ditemukan tergeletak  di bawah pelinggih surya. Dengan kondisi yang sudah tidak utuh, dua bola mata pretima singa tersebut yang terbuat dari permata sudah hilang.

Para pengempon kembali dikejutkan dengan terbukanya pintu penyimpanan tapakan Barong Landung Pura Dalem Segara Menuh yang berada di barat Pura Panti Pasek.  Setelah dicek ternyata  bunga sekar yang menghiasi Tapakan Barong Landung sudah hilang. Begitujuga ditemukan senjata tombak milik Pura Dalem Segara Menuh tergeletak ditembok yang diduga digunakan oleh pelaku mengambil bunga emas tersebut. Dibobolnya dua pura yang diempon oleh warga Banjar Luwus dan Banjar Belah tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tokoh masyarakat setempat, I Wayan Sugatra mengatakan kerugian yang diakibatkan oleh aksi para pencuri mencapai puluhan juta rupiah. Dikatakan, Pura Dalem Segara Menuh diempon oleh 135 KK pemaksan sedangkan Pura Panti Pasek diempon oleh 70 KK. Dijelaskan, pihak Pura Dalem Segara Menuh Luwus baru dua bulan lalu melaksanakan renovasi  bangunan tempat Tapakan Barong Landung.

“ Kami baru saja menggelar renovasi yang menghabiskan dana sekitar Rp 90 Juta,” jelasnya.  Pihaknya selaku pengempon, akan melangsungkan rapat dengan para pengurus Pura guna mempersiapkan upacara atas kejadian tersebut. “Kami juga akan meminta petunjuk para Sulinggih terkait upacara yang akan kami gelar sehubungan adanya kejadian ini,” tandasnya.

 

 

Sementara itu jajaran Polsek Baturiti dibantu tim identifikasi dari Polres Tabanan tengah melakukan olah TKP guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami