Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
WN Jepang Kaya Doyan Tiduri Gadis ABG
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga Kabupaten Jembrana, diresahkan dengan ulah seorang warga negara Jepang yang doyan mengencani anak gadis bawah umur (ABG). Warga resah karena warga Jepang kaya ini juga diduga mengidap HIV/AIDS.
Fakta ini diungkapkan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait, saat dihubungi, Selasa, (26/3/2013). Menurut Aris, warga Jepang yang doyan daun muda ini berinisial MT. Warga Jepang yang tinggal di Vila di Desa Perancak, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana ini, kerap mengencani anak baru gede. Padahal dia diduga menderita HIV/Aids.
"Ulah warga Jepang ini tercium setelah ada pengakuan dari seorang gadis ABG yang pernah dikencaninya,"ujar Aris. Mawar, salah satu ABG yang dikencani warga Jepang ini merupakan siswa di sebuah SMA Negeri di Jembrana. Lewat pendampingan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bali, Mawar mau bercerita soal sepak terjang pria Jepang haus seks ini.
"Dia mulai diliputi kecemasan bakal tertular HIV/AIDS dari pria Jepang itu,"ujarnya. Selain Mawar, gadis SMA lainnya juga dikencani pria Jepang tersebut. Gadis ini merupakan teman sekolah Mawar di sebuah SMA Negeri di wilayah Jembrana. "Dari laporan yang saya terima, dua anak ini cukup dekat berhubungan dengan MT," ujar Aris Merdeka Sirait.
Dari info yang diperolehnya, pria Jepang ini dikenal royal mengeluarkan uang untuk para gadis ABG yang diajaknya berkencan. Selain memberi uang dalam jumlah banyak, pria yang dikenal dekat dengan oknum pejabat di Jembrana ini juga suka memberi hadiah barang-barang mewah seperti handphone canggih model terkini. Menurut Aris, saat ini pihaknya baru sebatas melakukan penelusuran terlebih dahulu dengan mengumpulkan data dan fakta di lapangan.
"Yang kita harus pikirkan adalah masa depan anak-anak ini yang menjadi korban perbuatan warga Jepang tersebut. Apalagi, ada dugaan dia mengidap HIV sehingga dikhawatirkan dapat menularkan ke korban tak berdosa," katanya.
Reporter: bbn/psk
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun