Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Buka Hingga Subuh, Kafe Delod Berawah Diprotes Warga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejumlah warga Desa Delodberawah Mendoyo Jembrana kini memprotes keberadaan sejumlah kafe remang remang, pasalnya kafe kafe tersebut sejak beberapa bulan yang lalu kini beroperasi hingga jam 05.00 wita.
Kondisi ini menurut beberapa warga sekitar tentu saja sangat mengganggu kenyamanan karena sepanjang buka kafe dan warung remang-remang tersebut memutar music yang sangat keras. Padahal menurut warga sebelumnya telah ada ketentuan jam buka dari pihak desa, yakni kafe dan warung remang-remang di kawasan tersebut dijinkan buka paling lama hingga pukul 01.00 dini hari.
“ Kami sangat terganggu karena kafe buka hingga pagi, kami kan juga butuh istirahan," terang salah seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya warga sekitar, bukan hanya terganggu dengan suara music yang keras, namun warga juga terganggu dengan bunyi beberapa sepada motor pengunjung yang lalu lalang di jalan dekat pemukiman penduduk. “ Pengunjung kafe kalau sudah mabuk, selalu kebut-kebutan di jalan sekitar kafe, dia tidak perduli sudah tengah malam atau sudah subuh,”tambah warga lainnya. Menurut warga petugas Sat Pol PP Jembrana sekarang jarang melakukan kegiatan penertiban ke lokasi di malam hari, sehingga para pemilik kafe dengan leluasa membuka warungnya sampai pagi hari.
Sementara itu Kepala Kantor Pol PP Pemkab Jembrana Putu Widarta saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai ketentuan jam buka beberapa kafe dan warung remang-remang di Desa Delod Berawah agar dikordinasikan dengan pihak desa maupun desa pakraman karena kawasan tersebut adalah wilayah desa dan desa pakraman.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang