Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pastika Kerahkan 5 Menteri Untuk Kampanye Agar Menang
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua tim pemenangan paket Pastika-Sudikerta (PastiKerta) Made Mudarta menyatakan pihaknya akan habis-habisan agar memenangkan Pastika dalam Pilgub Bali.
Mudarta yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Bali mengaku untuk bisa mempertahankan kursi empuk Bali 1, ia mengaku akan mengerahkan empat menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II asal Partai Demokrat dan satu menteri asal Golkar untuk ditejunkan dalam kampanye Pemilihan Gubernur Bali 15 Mei 2013 mendatang.
"Kita akan 'all out' untuk memenangkan Pilgub ini dengan mempersiapkan kampanye agar seefektif mungkin sehingga pesan-pesannya sampai ke masyarakat. Bahkan, pada masa kampanye mendatang, jika sudah dicapai kesepakatan baik untuk menggelar kampanye dalam rapat-rapat terbuka atau tertutup, para jurkam siap hadir di Bali. Kami sudah daftarkan semua nama-nama jurkam baik dari tokoh-tokoh lokal Bali maupun tokoh nasional, ke KPU," ujar Mudarta, ketika ditemui di Kantor KPU Bali di Denpasar, Sabtu (27/4/2014).
Politisi asal Jembrana ini juga mengaku setidaknya empat menteri asal partai Demokrat akan diterjunkan ke Bali yaitu Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, Menpora Roy Suryo, Menhub EE Mangindaan dan Menteri ESDM Jero Wacik. Serta satu menteri asal Partai Golkar seperti Menteri KKP Cicip Syarif Sutardja juga akan dilibatkan dalam kampanye Pastikerta.
"Tidak hanya para menteri para tokoh petinggi partai juga sudah didaftarkan dan akan diturunkan sebagai jurkam untuk membakar semangat kader dan masyarakat guna memenangkan pasangan nomor urut 2," imbuhnya.
Selain itu, para tokoh nasional Petinggi Partai yang akan turun dalam pilgub Bali adalah Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Partai Hanura Wiranto, Dewan Pembina Partai Gerindara Prabowo Subianto serta petinggi partai lain pendukung paket PastiKerta.
"Hanya saja, semua itu akan tergantung pada kesepakatan dan perkembangan di lapangan, apakah nantinya, kubu PastiKerta sepakat dengan menggelar kampanye dengan rapat-rapat terbuka atau lebih memilih tertutup," tegasnya.
Mudarta memaparkan jika hal itu akan diatur sesuai jadwal kampanye, baik untuk menggelar model kampanye terbuka atau tertutup.
"Secara pribadi, sebenarnya cenderung untuk memakai model kampanye lewat penyampaian visi misi kandidat dan tidak lewat pengerahan massa dalam jumlah besar. Pengerahan massa dalam rapat-rapat terbuka saat kampanye, Selain berisiko terhadap gesekan antar pendukung juga dinilai berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat ketika terjadi pengerahan massa," paparnya. (Dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang