Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tim Kampanye Diminta Cabut Atribut Kampanye di Pohon Perindang
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali untuk mendesak tim kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali untuk mencabut atribut kampanye yang terpasang pada pohon perindang jalan.
Pemasangan atribut kampanye pada pohon perindang jalan dinilai bertentangan dengan pasal 22 peraturan KPU tahun 2010 tentang teknis penyelenggaraan kampanye Pilkada. Dalam pasal tersebut memuat larangan bagi kandidat untuk memasang alat peraga kampanye di fasilitas umum termasuk pohon perindang.
Ketua Dewan Daerah Walhi Bali Wayan Gendo Suardana saat ditemui di Kantor Walhi Renon (3/5/2013) menegaskan dalam aturan KPU tersebut juga memuat aturan bahwa alat peraga kampanye tidak boleh mengganggu kelestarian tanaman. Namun kenyataan di lapangan pasangan calon yang bersaing dengan sengaja memasang alat peraga pada pohon dan menggunakan paku sehingga melukai pohon.
“Yang membuat kita prihatin adalah ketika ada pemakuan, kalau masalah ditaruh di perindang, di telepon, dan segala macam , itu adalah wewenangnya KPU, karena pasal 12 huruf F itu jelas, KPU berwenang melakukan pencabutan apabila terjadi pelanggaran, tata cara pemasangan peraga kampanye, yang menjadi persoalan Walhi adalah ketika teknis pemasangan di pohon perindang itu adalah dengan memasang paku,” tegas Wayan Gendo Suardana.
Gendo Suardana menambahkan Walhi Bali akan mengirim surat keberatan ke KPU Bali atas ketidaktegasan KPU Bali dalam mengimplementasikan aturan yang telah dibuat. Menurut Gendo, pemasangan alat peraga kampaye pada pohon pering oleh tim kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menunjukkan bahwa pasangan calon tersebut tidak pro-lingkungan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan