Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Bali Harus Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis Banjar
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali direkomendasikan untuk mengembangkan konsep pengelolaan sampah berbasis banjar. Apalagi banjar atau dusun tradisional merupakan kelompok masyarakat yang memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dari desa sehingga pengelolaan sampah akan lebih mudah.
Direktur Yayasan Wisnu Made Suarnata dalam keteranganya di Denpasar mengatakan pengelolaan sampah berbasis banjar juga akan lebih berhasil karena masyarakat banjar sebagai bagian dari masyarakat adat sangat patuh pada aturan adat. Sangat berbeda dengan pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan pemerintah yang lebih cenderung pada pendekatan proyek.
“Peraturan adat yang konsen terhadap palemahan (wilayah) desa itu masih sangat dipatuhi oleh masyarakat kalau itu bisa direvitalisasi dalam bentuk kekinian, yang menjadi masalah adalah cenderung mengelola sampah itu dilihat dari kemampuan menyediakan infrastruktur secara teknis,” ujar Made Suarnata.
Made Suarnata menambahkan dengan mengembangkan pengelolaan sampah berbasis banjar maka pengelolaannya dapat dilakukan secara terukur karena sampah yang dihasilkan tiap rumah tangga dalam satu banjar dapat dihitung jumlahnya secara pasti. Langkah-langkah pengelolaan sampah juga akan lebih mudah dilakukan, mulai dari pemilahan, melakukan daur ulang hingga pembuatan kompos.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan