Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bali Harus Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis Banjar
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali direkomendasikan untuk mengembangkan konsep pengelolaan sampah berbasis banjar. Apalagi banjar atau dusun tradisional merupakan kelompok masyarakat yang memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dari desa sehingga pengelolaan sampah akan lebih mudah.
Direktur Yayasan Wisnu Made Suarnata dalam keteranganya di Denpasar mengatakan pengelolaan sampah berbasis banjar juga akan lebih berhasil karena masyarakat banjar sebagai bagian dari masyarakat adat sangat patuh pada aturan adat. Sangat berbeda dengan pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan pemerintah yang lebih cenderung pada pendekatan proyek.
“Peraturan adat yang konsen terhadap palemahan (wilayah) desa itu masih sangat dipatuhi oleh masyarakat kalau itu bisa direvitalisasi dalam bentuk kekinian, yang menjadi masalah adalah cenderung mengelola sampah itu dilihat dari kemampuan menyediakan infrastruktur secara teknis,” ujar Made Suarnata.
Made Suarnata menambahkan dengan mengembangkan pengelolaan sampah berbasis banjar maka pengelolaannya dapat dilakukan secara terukur karena sampah yang dihasilkan tiap rumah tangga dalam satu banjar dapat dihitung jumlahnya secara pasti. Langkah-langkah pengelolaan sampah juga akan lebih mudah dilakukan, mulai dari pemilahan, melakukan daur ulang hingga pembuatan kompos.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan