Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pengembangan Pariwisata Harus Efisiensikan SDA
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Organisasi Pariwisata Dunia (WTO) memperingatkan negara-negara di dunia untuk tetap mengimplementasikan efisiensi penggunaan sumber daya alam (SDA) dalam pengembangan pariwisata dunia. Efisiensi penggunaan SDA bertujuan untuk muwujudkan pembangunan pariwisata berkelanjutan di dunia.
Anggota Dewan Etik WTO I Gede Ardika dalam keteranganya di Sanur (6/10/2013) menegaskan pengembangan pariwisata dunia harus tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan, bukan semata-mata mengejar pendapatan. Hal yang lebih penting lagi adalah jangan sampai pengembangan pariwisata mengambil alih sumber daya alam yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat, seperti sumber daya air.
“tetapi yang utama untuk keperluan penduduk setempat, jangan sampai pembangunan kepariwisataan justru merebut hak atas air dari masyarakat setempat, jadi itu yang sangat ditekankan, disamping soal pertanian yang nantinya harus berkelanjutan” papar I Gede Ardika.
I Gede Ardika menambahkan sesuai panduan dan etika pariwisata dunia, pengembangan pariwisata kedepan tidak hanya harus melakukan efisiensi tetapi juga melindungi sumber daya alam. Mengingat pada tahun 2050 mendatang diprediksikan bahwa dunia akan mengalami ancaman kekurangan pangan dan air bersih.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7732 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan