Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
Pemimpin Bali dan Awig-Awig
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tokoh masyarakat Bali asal Sesetan Denpasar, Jero Mangku Wayan Candra menyatakan menjadi pemimpin Bali tidak lah susah. Apa alasannya?
Masyarakat Bali, kata Jero Mangku Wayan Candra, selama ini banyak diikat dan tunduk pada awig awig (aturan) yang ada di setiap desa adat di Bali. Masyarakat Bali terutama di daerah pedesaan, sangat tunduk dengan awig-awig adat tersebut.
Lalu apa hubungannya dengan pemimpin Bali?
"Pemimpin Bali bisa menggunakan awig-awig ini untuk mengatur warganya, misalnya saja dalam hal sederhana seperti kebersihan. Larangan membuang sampah sembarangan jika dicantumkan dalam awig-awig, pasti akan diikuti oleh warganya, karena warga Bali memang taat sekali dengan yang namanya awig-awig,"ujarnya.
Awig-awig, dalam pendapat Jero Mangku Candra, juga bisa digunakan untuk mengatur hal-hal yang lebih serius, seperti penanganan peredaran narkoba.
"Misalnya dalam awig-awig ditetapkan bahwa warga di desa adat tersebut tidak boleh menggunakan narkoba dan ada sanksinya yang tegas, saya yakin ini akan dituruti oleh warganya," ujar pria yang dikenal sebagai tokoh pembuat ogoh-ogoh dan wadah (tempat) untuk upacara ngaben ini.
Selain untuk pengaturan soal kebersihan lingkungan dan penanganan narkoba, awig-awig juga bisa digunakan untuk mengatur hal-hal lain seperti keamanan dan ketertiban lingkungan, pelestarian lingkungan, pencegahan seks bebas dan prostitusi, dan hal-hal lainnya.
"Jadi sebenarnya jadi Pemimpin di Bali itu mudah, jika saja awig-awig desa adat ini mau diterapkan, dikombinasikan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang ada," ujar pria yang kini juga aktif dalam memberi solusi sesajen upacara agama yang mudah, murah, dan praktis bagi umat Hindu. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2367 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2020 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1632 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun