Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mangku Pastika Jadi Dewan Pembina Demokrat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mantan Kapolda Bali, Made Mangku Pastika, resmi diangkat sebagai Dewan Pembina Partai Demokrat. Dengan diangkat sebagai Dewan Pembina, kini Mangku juga resmi sebagai kader Partai Demokrat.
"Ya pak Mangku Pastika sudah resmi menjadi Dewan Pembina di Partai Demokrat. Dua dewan pembina baru lainnya adalah Pramono Edi dan Dede Yusuf," kata Anggota Dewan Pembina Demokrat, Jero Wacik, di Sanur, Bali, Minggu malam (21/7/2013).
Menurut Jero Wacik, Mangku Pastika diangkat menjadi Dewan Pembina Demokrat dengan pertimbangan ketokohannya.
"Dia tokoh, mantan Kapolda, Gubernur Bali terpilih, yang bisa menjadi Dewan Pembina (Partai Demokrat) itu harus tokoh. Kalau di tentara, yang bisa jadi tokoh itu tentara bintang dua, bintang tiga, hingga bintang empat. Juga menteri seperti saya ini, juga bisa jadi pembina," ujar Wacik.
Wacik Mengatakan, setelah menjadi Dewan Pembina, ia yakin tidak akan mengganggu tugas Mangku Pastika sebagai pemimpin Bali.
"Kan dewan pembina tidak rapat tiap hari, paling setahun beberapa kali, dan bisa digilir. Dengan menjadi dewan pembina, Pak Mangku sekarang sudah resmi menjadi kader Demokrat,"ujarnya. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun