Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Jelang Lebaran, Okupansi Hotel di Kuta Naik 80 Persen
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Beberapa hari menjelang hari raya Lebaran, tingkat okupansi hotel berbintang dan hotel melati di kawasan kuta, di Kabupaten Badung, Bali, sudah mengalami peningkatan hingga 80 persen dari hari biasanya.
Menurut Putu Tony, salah satu pengelola hotel berbintang di kawasan Kuta mengaku sebagian besar wisatawan domestik dari berbagai kota besar ditanah air sudah jauh-jauh hari memesan kamar hote.
"Sebagian besar wisatawan berasal dari Jakarta, Bandung, Jawa Tengah, Surabaya. Mereka rata-rata menginap tiga hari sampai seminggu ke depan," ujar Tony di Kuta, Bali, Rabu (7/8/2013).
Ia mengaku kini sebagian besar hotel-hotel di kawasan kampung turis itu sudah tidak melayani pemesanan kamar.
"Hari ini wisatawan domestik sudah mulai memadati hotel untuk menikmati liburan di Bali," imbuhnya.
Pada hari raya libur Lebaran kali ini, kata Tony, tarif satu malam sewa kamar hotel di wilayah Kuta bervariasi mulai dari Rp 300 ribu untuk hotel melati. Untuk hotel berbintang harganya mulai Rp 700 ribu hingga jutaan rupiah.
"Pada saat atau usai Lebaran nanti okupansi bisa mencapai 100 persen," ungkapnya optimis. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun