Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Saan & Pasek Dicopot, Hadiah SBY untuk Ruhut

jakarta

Kamis, 19 September 2013, 11:41 WITA Follow
Beritabali.com

inilah.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Jakarta. Muhammad Rahmad mengkritik Partai Demokrat yang menjatuhkan sanksi kepada Saan Mustopa dan Gede Pasek Suardika.

Menurut mantan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat ini, pencopotan Saan dan Pasek dari jabatan alat kelengkapan DPR adalah hadiah dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk Ruhut Sitompul.

"Ini kan hadiah Pak SBY kepada kerja-kerja politik Ruhut selama ini menyerang Anas," ujarnya di Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Saan dicopot sebagai Sekretaris Fraksi Partai Demokrat. Pasek digeser dari jabatan Ketua Komisi III DPR. Ruhut kini mengisi posisi yang ditinggalkan Pasek.

Surat keputusan pencopotan itu telah ditandatangani oleh Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan dan diserahkan ke Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Assegaf, kemarin.

Pasek dan Saan dihukum karena hadir dalam deklarasi organisasi kemasyarakatan (ormas) Pergerakan Indonesia yang dipimpin oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, pekan lalu.

Ruhut yang sebelumnya berada di barisan Anas dalam kongres partai pada 2010 balik arah. Setelah Anas mengundurkan diri sebagai ketua umum pada Februari 2013, Ruhut kerap menyerang Anas jika menyinggung SBY.

Menurut Rahmad, Ruhut tidak layak menjadi Ketua Komisi III DPR. Gaya dan pernyataan Ruhut kerap menimbulkan kontroversi dan mengundang tawa.

"Komisi hukum terancam berubah menjadi komisi badut. Saya sarankan Fraksi-fraksi lain menolak Ruhut," ujarnya. [bbn/inilah.com]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami