Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Berita Penyadapan Tak Pengaruhi Hubungan Indonesia - Australia
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Nusa Dua. Menteri Luar Negeri Marty M Natelegawa menyatakan meski berita penyadapan hangat diperbincangkan namun Pemerintah Indonesia memastikan hubungan dengan Australia tidak terganggu tetap berjalan dengan baik.
Hal itu ditegaskan Marty, usai melakukan pembicaraan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bhisop di sela pertemuan Bali Democracy Forum (BDF) VI di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (8/11/2013).
Marty menuturkan, jika pertemuan BDF lebih diarahkan untuk meningkatkan upaya-upaya bilateral antar kedua negara tetangga. Walau isu penyadapan, sempat disinggung dalam ajang BDF oleh Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao, namun Marty meyakinkan bahwa hal itu tidak mengganggu hubungan bilatarel Indonesia-Australia.
Menurut Marty, pertemuan yang digelar sebelum Julia hadir sebagai pembicara dalam diskusi interaktif dengan para peserta BDF, sama sekali tidak membahas isu penyadapan. Ia menuturkan, pertemuan bilateral dirinya dengan Menlu Australia Julie Bhisop tidak memfokuskan pada kasus penyadapan yang diduga dilakukan Australia dan Amerika. "Lebih focus membahas BDF dalam mempromosikan dan mendorong kerjasama internasional dan kawasan dalam ranah perdamaian dan demokrasi," jelasnya.
Ajang BDF, kata Marty lebih membahas pertukaran pengalaman dan langkah praktik yang menitikberatkan pada prinsip keadilan, saling menghormati, dan pengertian. "Jadi, dalam pertemuan bilateral itu, Australia tidak bisa menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan intelijen," imbuhnya.
Bagi Marty, tali persahabatan antara Indonesia dan Australia sangatlah penting. Inilah yang akan tetap menjadi dasar pijakan bagi kedua negara dalam pengambilan
berbagai kebijakan ke depannnya.
BDF yang dibuka kemarin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri 86 negara di kawasan Asia Pasifik, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah dijadwalkan ditutup siang ini oleh Marty Natalegawa. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun