Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Australia Haramkan Pernikahan Gay
australia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Jakarta. Australia akhirnya mengharamkan pernikahan gay (sesama jenis laki). Undang-undang yang memberi toleransi pada pernikahan gay di wilayah Ibu Kota Australia (Australian Capital Territory - ACT) dibatalkan.
Alhasil bukan hanya mustahil melangsungkan pernikahan sejenis di kota itu, kaum gay yang sudah telanjur menikah pun dianggap tidak sah.
Pengadilan Tinggi Canberra, Australia, melakukan pembatalan tersebut, Kamis (12/12/2013), Padahal sebelumnya, yakni pada Oktober 2013, parlemen ACT telah menyetujui pemberlakuan undang-undang tersebut.
UU itu menyebutkan, pasangan gay diberikan izin untuk menikah dalam ACT, yang mencakup Ibu Kota Australia, Canberra - terlepas dari negara bagian mana mereka berasal. Terbitnya aturan itu sekaligus menjadikan wilayah itu sebagai kawasan pertama di Australia yang melegalkan pernikahan sesama jenis.
Namun hanya sepekan setelah aturan itu diundangkan, implementasi pun mendapat tentangan dari pemerintah pusat. UU itu bahkan dituding tidak konsisten dengan undang-undang federal.
Diketahui, sejak diundangkan, sedikitnya sudah 27 pasangan yang melangsungkan pernikahan berdasarkan pada UU tersebut. Alhasil, kini pernikahan mereka pun dianggap tidak sah.
UU Federal yang terbit pada 2004 mengatur bahwa pernikahan adalah antara seorang pria dan seorang wanita. Lantaran itulah kemudian Pengadilan Tinggi di Canberra memutus dengan suara bulat terkait keabsahan undang-undang ACT, pada Kamis (12/12). Pengadilan menyatakan, UU tersebut tidak dapat berlaku secara sejalan dengan UU di tingkat nasional.
"Apakah pernikahan sesama jenis harus didukung oleh hukum adalah masalah bagi parlemen federal," kata pengadilan dalam sebuah pernyataan.
Jaksa Agung George Brandis sebelumnya memperingatkan, undang-undang setempat akan menghadapi tantangan hukum karena bertentangan dengan UU Perkawinan Negara.
Perdana Menteri Tony Abbott, yang memimpin koalisi Liberal-Nasional, menentang pernikahan sesama jenis. Penolakan atas aturan sejenis juga terjadi tahun lalu.
Australia memang terkesan mulur mungkret terkait kebijakan soal pernikahan gay. Aturan sejenis tentang legalisasi pernikahan gay juga sempat dibahas di parlemen pada tahun lalu. Namun, penolakan pun menjegal legalisasi aturan tersebut. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2447 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1937 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1794 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun