Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Penumpang Keluhkan Karpet Jorok Terminal Bandara Ngurah Rai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Penumpang pengguna Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, mengeluhkan kotornya karpet di terminal keberangkatan domestik bandara Ngurah Rai Bali. Kondisi ini dinilai tidak sesuai dengan status internasional yang disandang, dan besarnya biaya untuk renovasi bandara Ngurah Rai.
Salah seorang penumpang, Made Suryawan, mengeluhkan joroknya karpet ketika memasuki terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional Ngurah Rai. "Karpetnya warna coklat kusam, banyak noda kotor dan berdebu. Kelihatan tidak dibersihkan dengan cara yang benar dan teratur," keluhnya, (14/1/2014).
Karpet yang kotor dan berdebu di Bandara Ngurah Rai ini, kata Made, selain tidak enak dilihat, juga dapat menggangu kesehatan masyarakat pengguna bandara, khususnya yang punya masalah kesehatan saluran pernafasan. "Karpet yang kotor dan berdebu, bisa menumbulkan masalah kesehatan pernafasan, seperti penderita asma, ini yang harus diperhatikan pihak pengelola bandara,"ujarnya.
Keluhan yang sama juga disampaikan Lia, penumpang yang menggunakan fasilitas terminal keberangkatan domestik Bandara Ngurah Rai. "Iya karpetnya agak jorok, apalagi yang dekat toilet, basah dan jorok. Kelihatan tidak pernah dibersihkan. Kalau di bandara Changi Singapura, karpetnya sangat bersih sehingga kita bisa tidur di karpet sambil menunggu pesawat,"ujarnya.
Baik Suryawan dan Lia berharap agar pihak pengelola bandara Ngurah Rai mau lebih memperhatikan kebersihan karpet bandara, terutama di terminal keberangkatan domestik bandara Ngurah Rai.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan