Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jelang Bebas, Kerabat Corby Ramai Datangi LP Kerobokan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terpidana 20 tahun penjara dalam kasus narkoba asal Australia, Schapelle Leigh Corby, kini menunggu pembebasan bersyaratnya. Ia mulai ramai menerima kunjungan dari keluarga dan kerabatnya di Bali. Hari ini, Mercedes, kakak ratu Mariyuana itu mendatangi Lapas Kelas II A Kerobokan, Denpasar, Bali.
Mercedes yang ditemani suaminya yang warga Bali, secara khusus menemui penyelundup 4 Kg lebih mariyuana atau ganja itu.
Kedatangan kakak Corby ini tentu saja menjadi incaran media asing dan media nasional yang sejak tiga hari terakhir menunggunya di Lapas Kerobokan. Corby juga mendapat kunjungan dari beberapa staf Konsulat Jenderal Australia yang khusus datang menemui wanita tersebut.
Namun sayang, meski awak media telah bersusah payah menunggunya, para kerabat dan keluarganya tidak mau memberi keterangan. Tidak banyak informasi yang bisa diperoleh dari mereka karena langsung masuk ke dalam Lapas.
Kalapas Kerobokan Farid Junaedi, belum bisa dikonfirmasi terkait rencana pembebasan bersyarat warga negara Australia tersebut. Juga belum diperoleh informasi pasti kapan Corby akan bebas dan bisa menghirup udara bebas.[bbn]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun