Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Didalami Dugaan Malaysia Airlines Meledak dan Hancur di Ketinggian
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Para penyidik tengah mendalami kemungkinan pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines yang hilang, telah meledak dan hancur di udara. Hingga Senin (10/3/2014) siang, belum ada titik terang mengenai keberadaan pesawat bernomor penerbangan MH370 tersebut atau penjelasan atas hilangnya pesawat yang mengangkut 239 orang di dalamnya itu.
"Fakta bahwa kami tidak dapat menemukan puing-puing apa pun sejauh ini tampaknya menunjukkan pesawat kemungkinan hancur di sekitar ketinggian 35.000 kaki," kata sumber penyidik internasional yang terlibat dalam penyelidikan awal di Malaysia seperti dilansir Reuters. Menurut sumber itu, jika pesawat jatuh utuh ke laut dari ketinggian itu, maka pesawat hanya akan patah ketika menghempas ke permukaan air, sehingga akan ditemukan konsentrasi puing di sekitar lokasi jatuhnya.
Saat dia ditanya kemungkinan terjadi ledakan dipicu bom atau sejenisnya, sumber Interpol itu menyebutkan bahwa sejauh ini belum ada bukti sabotase atau masalah teknis pada pesawat. Sementara itu, pihak Boeing masih menolak berkomentar atas insiden yang melibatkan pesawat buatannya ini. Mereka mengatakan sedang memantau situasi.
Otoritas Malaysia pun hanya mengatakan, mereka fokus menemukan keberadaan pesawat dan menolak berkomentar tentang perkembangan penyelidikan.
Insiden pesawat meledak di udara pernah terjadi setidaknya dua kali. Pada 1985, pesawat Air India meledak di atas Samudera Atlantik, sementara pada 1988 pesawat Pan Am 103 meledak di atas kota Lockerbie, Swedia. Kedua insiden terjadi saat pesawat melaju di ketinggian 31.000 kaki.
Meski belum ada indikasi terorisme, Interpol telah memastikan sedikitnya dua penumpang di penerbangan MH370 yang hilang ini menggunakan paspor palsu. Satu paspor milik warga negara Italia dan satu paspor lain milik warga Austria.
"Meskipun terlalu dini untuk berspekulasi tentang hubungan antara paspor dicuri dan pesawat yang hilang, jelas jadi keprihatinan besar bahwa penumpang bisa naik penerbangan internasional menggunakan paspor curian yang terdaftar dalam basis data Interpol," ujar Sekretaris Jenderal Interpol, Ronald Noble.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun