Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Jargon Trisakti PDIP Digerus Kekuatan Asing
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Berdikari di bidang ekonomi, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian dalam budaya, sebagai jargon Trisakti PDI Perjuangan (PDIP) dinilai telah tergerus oleh kekuatan asing. Penilaian itu disampaikan oleh pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak, di Jakarta, Selasa (15/4/2014) malam.
Menurut Zaki, pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi) dengan Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) serta Dubes asing bertentangan dengan Trisakti PDIP.
"Dikhawatirkan publik makin skeptis dengan jargon Trisakti PDIP dengan politik transaksional macam itu (pertemuan dubes asing)," kata Zaki.
Hal itu menanggapi pertemuan Megawati bersama Jokowi dengan beberapa dubes, di kediaman pengusaha Jocob Soetoyo. Pertemuan yang seharusnya dilakukan secara diam-diam alias rahasia itu rupanya tercium oleh media massa. Otomatis, pertemuan tersebut menimbulkan spekulasi jelang Pilpres 2014.
Terungkapnya pertemuan itu, lanjut Zaki, semakin mempertegas dugaan publik terhadap kepentingan asing atas pencapresan Jokowi di Pilpres 2014. Menurutnya, ada kekuatan asing di belakang Jokowi.
"Muncul kecurigaan adanya transaksi-transaksi dengan kekuatan asing yang selama ini mensupport Jokowi," tegas Zaki.
Adapun tujuh dubes yang ikut hadir terlihat dari beberapa mobil yang terparkir di halaman rumah yang cukup besar itu; CD 12 merupakan Kedubes AS, CD 15 Vatikan, CD 18 Myanmar, CD 19 RRC, CD 42 Meksiko, CD 48 Turki, dan CD 108 Peru.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 468 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 372 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 304 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan