Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Cawapres Jokowi dari Kalangan Militer
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Informasi sumber menyebutkan, nama JK, Samad, dan Mahfud MD dikabarkan tereliminasi. Yang masih ada dalam daftar dari kalangan militer. Siapa pendamping untuk capres PDI Perjuangan Joko Widodo atau Jokowi? Masih tanda tanya. Beberapa nama sudah muncul menghiasi pemberitaan belakangan ini. Ada dari kalangan sipil dan militer.
Dari sipil, ada Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua KPK Abraham Samad, dan mantan Ketua Mahkamah Konstiusi Mahfud MD.
Hatta dicoret lebih dulu dari daftar cawapres. Wajar itu terjadi karena dari hitung-hitungan politik, PAN mendapat persentase perolehan suara sekitar 6% (berdasarkan hitung cepat lembaga survei di pemilu legislatif 9 April lalu).
Kemungkinan duet Jokowi dan Hatta buyar karena suara PDI Perjuangan juga tidak mencapai target. Data hitung cepat lembaga survei menunjukkan persentase suara partai berlambang banteng moncong putih itu kisaran 19%.
Terbukti tidak ada efek Jokowi sebagaimana yang disebut sejumlah lembaga survei. Pengumuman capres sebelum pileg digelar, tidak begitu berpengaruh.
Jika menganalisa hasil hitung cepat berbagai lembaga survei, tidak ada partai politik peserta pemilu yang bisa mengajukan capres sendiri dalam pemilihan presiden nanti. Tiga parpol urutan tiga besar yakni PDI Perjuangan (19%), Golkar (14%), dan Gerindra (11%).
PDI Perjuangan boleh dikatakan sebagai parpol pemenang pileg, tetapi hasil itu jauh dari target partai. Keputusan rakernas III menetapkan target 27,02%.
PDI Perjuangan berhati-hati dalam memilih pendamping Jokowi. Selain karena tidak ada Jokowi effect, karena perolehan suara Gerindra melesat tajam dari 4,6% (Pileg 2009) menjadi sekitar 11%.
Figur capres Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tegas dan mengusung ekonomi kerakyatan, berhasil dikomunikasikan secara terus menerus ke masyarakat.
Operasi-operasi yang dilakukan, termasuk di media massa dan sosial, berjalan dengan baik. Prabowo berhasil mengemas dirinya tampil lebih baik dalam berbagai forum.
PDI Perjuangan butuh figur dari militer yang bisa menyeimbangkan mantan Danjen Kopassus itu. Jika tidak, PDIP Menang, Jokowi (Tidak Jadi) Presiden.
Informasi sumber menyebutkan, nama JK, Samad, dan Mahfud MD dikabarkan tereliminasi. Yang masih ada dalam daftar dari kalangan militer.
"Ketiga nama dari unsur sipil yaitu Pak JK, Pak Samad Ketua KPK, dan Pak Mahfud, sudah terlempar dari radar Bu Mega (ketua umum)," ucap sumber, Sabtu (19/4/2014).
Di antara figur yang mengemuka bakal cawapres yang memiliki latar belakang militer adalah mantan KSAD TNI, Ryamizard Ryacudu dan Pramono Edhie Wibowo, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
Siapa yang akan dipilih? Jawabannya mungkin sama ketika publik bertanya siapa capres PDI Perjuangan, beberapa waktu lalu. Hanya Tuhan dan Bu Mega yang tahu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang