Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
PDIP: Tak Mungkin Megawati dan SBY Bertemu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan hubungan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Megawati Soekarnoputri sangat baik. Namun hal itu tak mengharuskan keduanya bertemu dalam waktu dekat. "Dalam hubungannya masalah negara atau pemerintahan sekarang dengan masalah Pak SBY harus ketemu sama Ibu Megawati apa harus mendesak, kan tidak," ujar Tjahjo di Jakarta, Selasa (29/4/2014).
Menurutnya, Megawati saat ini tengah sibuk untuk mengurus dan memikirkan soal Pilpres 2014. Hal itu diakui dialami juga oleh SBY, sehingga kedua tokoh tersebut tak memiliki banyak waktu untuk bertemu empat mata.
"Pak SBY dan Ibu Mega juga masih sibuk persialan Pilpres 2014, dan yang saya pahami Ibu Megawati merasa tidak ada masalah sama Pak SBY," imbuhnya.
Tjahjo mengatakan, selama ini hubungan Megawati dan SBY secara personal sangat baik dan tak seperti yang diberitakan oleh media massa. Namun jika Megawati sering mengkritik pemerintahan SBY hal itu sangat wajar sebagai sebuah kontrol.
"Waktu sekarang kan sibuk-sibuk ya sesama pimpinan parpol memasuki tahap pilpres. Tidak perlu dibesar-besarkan kalau belum ada pertemuan," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun