Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lama Tunjuk Cawapres, Jokowi Boneka Beneran
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Terlalu lamanya PDIP menentukan pasangan capres Joko Widodo, bakal menumbuhkan ketidak percayaan di kalangan masyarakat. Bisa jadi, Jokowi hanyalah capres boneka saja.
Hal tersebut disampaikan oleh Teguh Santosa, Dosen Fisip UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Ia mengaku tak habis pikir mengapa proses pemilihan calon wakil presiden (Cawapres), pendamping Jokowi, terlalu panjang. Teguh menilai ada kesan kuat, PDIP tidak serius mengusung mantan walikota Solo itu.
"Saya ingat, seorang kawan di PDIP pernah bilang. Jokowi itu, dipasangkan dengan tiang listrik saja, bisa menang. Nah, kalau yakin bisa menang mudah, nyari pasangan Jokowi kok sulit banget. Terkesan rumit dan lama. Ini mempengaruhi kepercayaan rakyat," ujarnya kepada, Jumat (16/05/2014).
Lamanya penentuan pasangan Jokowi, lanjut Teguh, juga bisa diartikan sebagai kuatnya pertarungan antara kelompok penguasa ekonomi. "Ujung-ujungnya, dapat apa. Bagi-bagi kekuasaan dan lapak ekonomi, seperti isu yang santer selama ini," katanya.
Teguh melanjutkan, bertele-telenya proses penentuan cawapres Jokowi, gambaran ketidak seriusan PDIP. Kabarnya, belum ada surat resmi baik dari DPP PDIP maupun koalisi parpol yang menyatakan dukungan kepada Jokowi.
"Yang saya tahu, bentuk dukungan PDIP ke Jokowi hanyalah surat perintah harian Megawati pada 14 Maret 2014. Surat pengajuan cuti Jokowi ke Presiden SBY, kabarnya tidak disertai surat resmi dari koalisi parpol pengusung (Jokowi). Ini kan aneh," jelasnya.
Melihat gejala tersebut, ungkap Teguh, sangat wajar apabila publik meragukan komitmen dari kubu PDIP dalam mengusung Jokowi. Paling tidak, dukungan untuk Jokowi, belum benar-benar bulat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan