Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
TK Hooray Kids Kehilangan Mister Arnould
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang warga Belanda, Arnould Huizen, menjadi korban tewas dalam musibah tertembaknya pesawat Malaysia Airlines MH 17 di Ukraina. Ia tewas bersama istri dan putrinya yang masih balita. Arnould Huizen tercatat sebagai seorang guru bahasa Inggris, di sebuah TK Swasta di Kota Denpasar.
Suasana duka terasa di gedung TK Hooray Kids, di jalan Teuku Umar Barat, Denpasar Bali. Karangan bunga turut berduka cita, tampak di pintu masuk sekolah. Beberapa foto Arnould Huizen beserta istri dan anaknya juga terlihat dipajang di samping karangan bunga.
Menurut pihak sekolah, Arnould memang tercatat sebagai guru pengajar bahasa Inggris di taman kanak-kanak tersebut. Arnould sudah menjadi guru bahasa Inggris di TK ini selama 2 tahun.
Sebelumnya Arnould ijin cuti untuk pergi ke Amsterdam beserta istri dan putrinya. Selain berlibur, tujuan ke Amsterdam adalah untuk mengurus dokumen bagi putrinya yang baru berumur dua tahun.
"Tapi hingga menjelang dimulainya sekolah, Mister Arnould tak kunjung datang ke sekolah. Kepergiannya ke Amsterdam merupakan yang terakhir kali dan untuk selamanya tidak kembali ke sekolah. Kami merasa amat kehilangan salah satu guru terbaik kami," ujar Yulia Pratiwi, pengurus yayasan TK Hooray Kids, (19/7/2014).
Kematian Arnould dalam musibah MH 17, sudah diumumkan ke para orang tua murid TK. Rencananya, para orang tua dan siswa akan menggelar upacara sederhana untuk mengenang jasa almarhum Arnould Huizen.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan