Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Sikap Politik SBY Bisa Tentukan Nasib RUU Pilkada
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sikap politik Ketua Umum Patai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengisyaratkan akan menentukan nasib RUU Pilkada yang saat ini menjadi polemik luas di masyarakat. Dalam tayangan wawancara di situs jejaring sosial Youtube atas nama "Suara Demokrat", SBY merespons secara lugas soal perkembangan terkini termasuk polemik RUU Pilkada. Dalam wawancara tersebut SBY mengisyaratkan mendukung Pilkada langsung.
"Bagaimana kalau mempertahankan langsung tapi ekses kita cegah dan hilangkan dalam UU baru," kata SBY. Menurut SBY, pihaknya memikirkan agar Pilkada tetap dilakukan secara langsung namun dampak negatif harus dibenahi.
Di bagian lain dalam wawancara tersebut, SBY juga memunculkan usulan tentang adanya model varian pilkada di tingkat provinsi. Menurut dia, pemilihan gubernur bisa melalui DPRD sedangkan pemilihan Bupati/Walikota dilakukan secara langssung. "Sistem apapun ada plus dan minus," sebut SBY.
Sementara Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan Partai Demokrat dalam posisi menjaga keseimbangan dengan posisi di tengah. Keputusan fraksinya akan ditentukan Majelis Tinggi pimpinan SBY. "Sikap akhir nanti diputuskan Majelis Tinggi. Artinya, tak sekadar dipilih langsung atau tidak langsung, tapi ada penajaman kuat terhadap pilihan yang diambil," urai Ramadhan.
Menurut Ramadhan, bila pun pada akhirnya Partai Demokrat memilih pilkada secara langsung, perlu perbaikan kualitas serta meminimalisir praktik jual beli suara rakyat, menekan kecurangan dan manipulasi serta mengurangi tekanan mahar partai politik. "Jika tidak diperbaiki, tingkat coblos rakyat hanya 40 persen ke bawah," tambah Ramadhan.
Menurut anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP Ahmad Yani, wawancara dalam situs Youtube belum dapat dilihat sebagai sikap SBY. Menurut dia, publik harus ditunggu perkembangan terkini karena politik cukup dinamis. "Kita belum lihat sikap SBY," cetus Yani.
Menurut dia, terkait polemik pilkada langsung atau melalui DPRD, di dalam konstitusi, imbuh Yani, terdapat dua model baik langsung maupun tidak langsung. "Mungkin jalan komprominya seperti menyerahkan kewenangan kepada daerah, apakah pilkada langsung atau tidak biar daerah yang tentukan," sebut Yani.
Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari berharap SBY bisa mendukung pilkada secara langsung sehingga Partai Demokrat berubah sikap. "Lanjut saja, poinnya lanjut saja. Dia perintahkan Partai Demokrat untuk voting Pemilihan langsung, selesai.
Demokrat kan banyak jumlahnya," kata Eva Kusuma.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2764 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun