Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Dirazia Pol PP, PSK Batukarung Kabur ke Kebun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Untuk meminimalkan tindak pidana prostitusi serta mengantisipasi eksodus Pekerja Seks Komersial (PSK) Dolly Surabaya ke kabupaten Jembrana Bali, petugas dari satuan polisi pamong praja pemkab Jembrana, melakukan razia ke tempat pelacuran, di desa Batu Karung, Jembrana. Dari razia tersebut, tujuh pelacur berhasil diamankan. dan diproses ke kantor sat pol pp Jembrana.
Seorang pekerja seks komersial akhirnya berhasil diamankan oleh beberapa orang petugas Satpol PP Jembrana. Sebelumnya, ia nekat kabur ke jurang kecil dan bersembunyi di kebun warga yang ada di belakang komplek lokalisasi Batukarung Jembrana.
Selain mencoba kabur ke kebun warga dan semak-semak sekitar lokalisasi, para pekerja seks komersial juga bersembunyi di dalam kamar. Para PSK ini kemudian diamankan dan diperiksa petugas satpol pp. Dari hasil pemeriksaan, tujuh PSK diketahui tidak memiliki kartu identitas resmi atau kartu ijin tinggal sementara di Jembrana (KIPEM).
"Razia ini bertujuan untuk meminimalkan bisnis prostitusi di Kabupaten Jembrana. Razia juga untuk mengantisipasi eksodus pekerja seks dari Dolly Surabaya, yang diduga sudah banyak yang masuk ke pulau Bali lewat pelabuhan Gilimanuk,"jelas Suda Asmara, Kasi Trantib Pol PP Jembrana.
Kebanyakan para PSK yang bertarif mulai Rp 20 hingga Rp 50 ribu ini, berasal dari beberapa kota di Jawa Timur. Tujuh PSK kemudian diamankan dan dibawa ke kantor satpol pp Jembrana untuk pendataan dan pembinaan.[bbn/jim]
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan