Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Teroris di Indonesia Kini Tak Lagi Terorganisir
BERITABALI.COM, BADUNG.
Mantan Mantiqi III Jamaah Islamiyah (JI), Nasir Abbas alias Khaeruddin menyatakan teroris di Indonesia kini hanya kelompok kecil saja dan bukan suatu kelompok organisasi yang terorganisir dengan baik.
Menurut Nasir, kelompok teroris kecil itu merupakan jaringan lama pengembangan sisa kelompok teroris lama. Untuk itu, ia berharap aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya semakin gencar menekan pergerakan para teroris.
"Mereka (teroris) hanya kelompok kecil saja bukan suatu kelompok organisasi yang terorganisir yang baik. Mereka hanya pengembangan dari sisa-sisa kelompok Santoso dan dari Noordin M Top. Sangat kecil mereka melakukan tindakan agresif terorganisir seperti dulu," kata Nasir di monumen bom Bali, Ground Zero, Legian, Kuta, Bali, Minggu 12 Oktober 2014.
Nasir memandang, bahwa aksi terorisme yang dilakukan belakangan ini hanya terjadi di sekitar Poso, Sulawesi Tengah. Meski Poso kini relatif aman, namun segelintir orang ingin mengembalikan situasi chaos di sana.
"Beberapa orang ingin mengembalikan rasa ketidaknyamanan dan tidak aman di sana. Sebenarnya sudah aman dan damai di sana.
Kita melihat belakangan ini sudah tidak ada aksi-aksi lagi di sekitar Indonesia," tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun