Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Tiga Calon Kepala BIN Dinilai Bermasalah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua SETARA Institute for Democracy and Peace, Hendardi mengaku tidak sepakat dengan tiga figur yang digadang-gadang sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Tiga calon Kepala BIN tersebut diantaranya yaitu, mantan Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, mantan Wakil Panglima ABRI Letjen TNI (Purn) Fachrul Razi dan mantan Wakil Kepala BIN As'ad Ali.
"Dari pemberitaan ada tiga nama yang beredar dan kita menolak karena mereka adalah orang-orang bermasalah," ujar Hendardi, Rabu (5/11/2014). Menurutnya, Sjafrie Sjamsoeddin adalah figur yang bermasalah karena diduga terlibat berbagai peristiwa politik saat masa transisi. Namun ia menutup kebusukannya saat menjabat Wamenhan.
"Sesungguhnya Sjafrie adalah salah satu jenderal yang bermasalah karena dugaan keterlibatannya pada berbagai peristiwa politik di masa transisi," tukasnya. Sementara itu Fachrul Razi diduga terlibat dalam kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di masa lalu.
"Dia bagian dari kontestasi para jenderal, baik pada masa transisi maupun pada saat ini, di mana banyak para jenderal atau dekat dengan partai politik tertentu," pungkasnya. Sedangkan As'ad Ali yang merupakan berasal dari sipil juga dianggap tidak terlalu bersih. Karena diduga terlibat dalam kasus tewasnya Aktivis HAM, Munir
"Posisinya sebagai Wakil Kepala BIN yang saat itu dikepalai Hendropriyono, sulit tidak mengetahui dan terlibat dalam perencanaan pembunuhan atas Munir," tandasnya. Karenanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk mencari figur lain yang benar-benar bersih dan tidak terlibat dalam kasus-kasus apapun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang