Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bebas dari Penjara, John Kei Ingin Jadi Pendeta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jhon Kei yang merupakan terpidana pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia Tan Harry Tantono alias Ayung, mengaku ingin menjadi rohaniwan setelah bebas dari hukuman 16 tahun penjara yang sedang dijalaninya.
"Kerinduan saya jika sudah bebas nanti, saya ingin kembali ke Lapas, tapi bukan sebagai napi. Saya akan menjadi hamba Tuhan yang melayani napi-napi yang lain untuk kembali ke jalan yang benar," kata Jhon Kei saat bertemu wartawan yang sedang meliput kegiatan Pekan Muharam 1436 Hijriah, di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (15/11).
Bahkan, dia mengajak teman-temannya yang berada di luar penjara untuk segera bertobat dan kembali ke jalan yang benar.
Dia mengakui bahwa kemungkinan masih ada teman-temannya yang belum mau bertobat dan tetap memilih hidup di dunia kekerasan. "Kalau enggak mau, ya sudah jalan masing-masing. Tetapi kalau 'pasukan' saya pasti mau ikut karena kalau pemimpinnya sudah kembali ke jalan yang benar, mereka pasti akan ikut," kata dia yang telah mengubah penampilannya dengan memangkas rambutnya yang gondrong menjadi pendek.
Jhon Kei mengaku banyak perubahan yang dia rasakan sejak menghuni Lapas Batu dan mendapat bimbingan rohani secara rutin dari Pendeta Yani Liem.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2930 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun