Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ical Terpilih Aklamasi, Para DPD Terima Mahar Fantastis
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seperti diprediksi sebelumnya, Aburizal Bakrie alias Ical akhirnya memecahkan mitos partai berlambang pohon beringin dan berhasil terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali.
Ical yang kembali sebagai nahkoda partai berlambang pohon beringin untuk lima tahun ke depan menorehkan sejarah baru. Pasalnya, Ical menjadi orang pertama yang dua periode berturut-turut menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Namun sayang, sekrenario manis Ical di Munas di Bali ini, justru berhembus kabar tak sedap. Desas-desus di arena Munas, justru menyebutkan bahwa sukses Ical mencatat sejarah dalam suksesi kepemimpinan partai senior ini justru dibayar dengan 'mahar' yang sangat fantastis.
Bahkan, dalam kasak kusuk itu dikabarkan, bahwa sebagai ucapan terima kasih atas mulusnya skenario mempertahankan kekuasaan ini, Ical kabarnya berani mengucurkan dana triliunan di penghujung Munas. Dibeberkan jika uang balas jasa kepada masing-masing Ketua DPD Partai Golkar tingkat provinsi, Ical menggucurkan dana hingga Rp 700 juta. Sementara, kepada masing-masing Ketua DPD Partai Golkar di tingkat kabupaten dan kota, Ical menggelontorkan dana Rp 200 juta.
"Iya kabarnya memang seperti itu. Bahwa Ketua DPD I tingkat provinsi terima masing-masing Rp 700 juta. Sedangkan Ketua DPD II tingkat kabupaten/ kota, masing-masing mendapatkan Rp200 juta," ucap salah seorang peserta Munas yang namanya
tidak mau ditulis.
Untuk kebenaran informasi yang menghebohkan tersebut, peserta Munas di Bali itu meminta awak media agar menanyakan langsung kepada kepada para DPD. "Silahkan tanya kepada para ketua DPD dari daerah. Mudah-mudahan mereka mau terus terang," kilahnya, sambil berlalu.
Sementara, beberapa Ketua DPD Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/ kota yang coba dikonfirmasi terkait kebenaran informasi ini, mereka justru menolak berkomentar. Mereka selalu memiliki seribu jurus untuk berkelit untuk menghindar dari kejaran awak media, padahal, rata-rata agenda sidang di penghujung Munas IX Partai Golkar tak terlalu padat. "Maaf ya saya buru-buru mengikuti sidang," dalihnya.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Ketut Sudikerta, juga belum berhasil dikonfirmasi terkait informasi miring dalam Munas kali ini. Saat ditunggu-tunggu sejumlah media, Sudikerta yang juga selaku panitia lokal Munas ini bahkan dikabarkan masih mengikuti rapat tim formatur yang diketuai langsung oleh Ical.
Tim formatur yang dimandatkan oleh Munas IX di Bali akan menyusun komposisi kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2014-2019 mendatang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2500 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun