Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Libur Natal, Tanah Lot Dikunjungi Ribuan Wisatawan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pada saat libur Natal, obyek wisata Tanah Lot di Kabupaten Tabanan Bali, menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi wisatawan. Sehari setelah Natal, obyek wisata Tanah Lot dikinjungi ribuan wisatawan yang berasal dari berbagai kota di Indonesia.
Tidak seperti hari biasanya, kunjungan wisatawan di obyek wisata Tanah Lot Tabanan Bali terlihat lebih ramai. Ribuan pengunjung yang datang adalah para wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan kota lainnya di Indonesia.
Di Tanah Lot, para wisatawan menghabiskan waktu dengan berbagai aktivitas seperti bermain air di pantai dan berfoto bersama dengan latar belakang pura Tanah Lot, yang berdiri di atas batu karang raksasa.
Sejumlah wisatawan mengaku sengaja datang kembali ke tempat ini, meski sebelumnya sudah beberapa kali mengunjungi Tanah Lot. "Sebelumnya saya sudah pernah ke sini, sekarang datang lagi, tak pernah bosan datang ke sini," ujar Putri Ayu, wisatawan asal Semarang.
Berdasarkan data dari pengelola obyek wisata Tanah Lot, saat libur Natal ini, jumlah pengunjung mencapai 18 ribu pengunjung per hari.
Lonjakan pengunjung diprediksi akan terjadi memasuki akhir tahun dan libur tahun baru.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 794 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 734 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 338 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun