Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Diduga Terlilit Utang, Pasutri dan 3 Anaknya Bakar Diri di Hotel
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tewasnya satu keluarga pasangan suami istri (pasutri) bersama 3 orang anaknya dengan kondisi tubuh terbakar pada Jumat (23/1/2015) kemarin di kamar 221 lantai 2 di Hotel Tower Klungkung, Bali, hingga kini motifnya masih misteri dan masih dalam penyelidikan pihak Polres Klungkung.
I Gusti Gede Putu Oka (61), ayah korban I Gusti Putu Karpica (32), menyatakan jika putranya sangat ramah namun agak pendiam. Selain itu, selama ini ia tidak pernah bercerita memiliki masalah apapun.
"Anak saya tidak pernah mengeluh dengan saya. Setahu saya, dia tidak punya musuh dan orangnya sangat ramah namun agak pendiam," kata Gusti Oka, Sabtu (24/1/2015).
Gusti Oka yang masih tak percaya anak, menantu, dan ketiga cucunya meninggal secara mengenaskan itu mengaku komunikasinya dengan anaknya sangat baik, namun agak tertutup dengan orang lain.
Gusti Oka tinggal di Jalan Campuhan, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, bersama istri dan anak perempuannya yang paling kecil. Gusti Oka memiliki empat anak, dan Gusti Karpica merupakan anak pertamanya. Korban Gusti Karpica sendiri memiliki usaha bengkel dan cuci mobil bernama Putra Urip Motor di Paya, Karangasem. "Putra saya pernah menyebut mempunyai hutang sebesar Rp 700 juta di sebuah koperasi di daerah Kreneng, Denpasar," ungkapnya.
Sementara, sebelum meninggalkan tempat tinggalnya, korban Gusti Karpica mengaku hendak melakukan tirta yatra (persembahyangan) keliling Pulau Bali. Sepupu korban, Ni Gusti Ketut Sari, sehari sebelum ditemukan tewas, korban juga sempat mengirim SMS kepada pamannya, I Gusti Ketut Perasi, yang bekerja di bengkel. "Dalam SMS nya, korban bilang masih memedek keliling Bali. Korban tak mau terbuka alias tertutup saat mengalami masalah," ujar Gusti Sari.
Seperti diberitakan sebelumnya, I Gusti Putu Karpica (32) ditemukan tewas terpanggang di kamar 221 Hotel Tower Jalan Gunung Rinjani No 18 Klungkung, bersama istrinya Ni Gusti Ayu Raspayani (29) serta ketiga anaknya yang berumur 6 tahun , 4 tahun, dan seorang bayi berusia 7 bulan.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun