Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
OJK Deteksi Koperasi Mirip KKM di Buleleng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masyarakat Bali dihimbau agar mewaspadai koperasi yang merugikan dan membahayakan. Saat ini disinyalir ada sebuah koperasi yang beroperasi di Kabupaten Buleleng, Bali, yang mirip Koperasi Karangasem Membangun (KKM).
"Infonya ada kabar di Buleleng yang menyampaikan ada koperasi seperti KKM di Karangasem," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali, Zulmi di Denpasar, Jumat (6/2/2015).
Untuk menghindari kerugian semakin meluas di masyarakat, Zulmi meminta masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan keuangan yang baik. Ia berharap masyarakat menghindari sifat instan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.
"Jangan menyalahgunakan prinsip ekonomi untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Temen-temen media bisa mengkomunikasikan kepada seluruh masyarakat tentang hal ini," harapnya.
Selain itu, masyarakat diharapkan memahami pengelola keuangan yang formal atau resmi. Secara umum, Zulmi mengakui pengetahuan masyarakat Bali tentang pengelolaan keuangan sangat bagus.
"Namun kenapa masih ada masyarakat yang menggunakan lembaga keuangan informal. Kok yang informal menjadi daya tarik masyarakat," tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan