Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
JK: Pers Ibarat Tiga Indra Sebuah Bangsa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengibaratkan pers sebagai tiga indra yakni mata, telinga dan mulut yang berperan penting bagi kemajuan suatu bangsa.
"Media sangat penting untuk bangsa. Tanpa media, bangsa tidak punya mata, telinga dan mulut," ujar JK saat memberikan sambutan dalam puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2015, di Batam, Senin (9/2/2015).
JK mengatakan pers berperan memberikan informasi sekaligus pendidikan, hiburan dan manfaat bagi publik. Pers memiliki sejarah panjang, yang berkaitan pula dengan perjuangan sebuah bangsa.
"Media itu mencerahkan, berperan dalam kemerdekaan. Media adalah industri milik kita semua," kata JK.
Menurut JK ,semboyan pers sehat juga dapat dimaknai bahwa kalangan jurnalis harus menjadi mata, telinga dan mulut yang obyektif, demi kebaikan bangsa. Di sisi lain publik juga harus memahami fungsi pers sebagai penyebarluasan informasi. "Pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa tanpa media, karena pers yang memahami situasi," kata dia.
JK lalu menyisipkan harapan kepada insan pers di sela-sela pidatonya. Dia berharap pers memiliki etika, agar tidak semua aib seseorang dikemukakan secara vulgar. "Saya yakin pemimpin media punya suatu kearifan untuk menjaga hal itu," kata dia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun