Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur : Plt Bupati Belum Tentu Orang Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Guberbur Bali I Made Mangku Pastika menegaskan Plt Bupati yang ditunjuk nantinya sebelum pilkada akan ditunjuk petugas dari Provinsi Bali.
Hal itu diungkapan Gubernur Pastika usai memberikan pemaparan pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tabanan, Jumat (13/2/2015). Ketika ditanya apakah Plt yang akan ditugaskan di Tabanan berasal dari Tabanan. Gubernur dua periode ini menegaskan belum tentu petugas yang ditunjuk adalah berasal dari Tabanan. “Belum tentu yang ditunjuk sebagai Plt orang dari Tabanan. Sesuai dengan karakter daerah,” jelas mantan Kapolda Bali ini.
Untuk Plt yang paling pertama kata Gubernur Pastika adalah disiapkan untuk Karangasem. “Bulan juni sudah ada Plt untuk Karangasem,”terangnya. Untuk diketahui, masa jabatan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berakhir pada tanggal 9 Agustus 2015.
Sementara itu Ketua KPUD Tabanan Luh Darayoni membenarkan kalau masa jabatan Bupati Tabanan berakhir tanggal 9 Agustus 2015. Dikatakanya untuk sementara tidak ada aturan yang menyebutkan kalau bupati sebelum massa jabatanya mengajukan cuti. “Jadi setelah tanggal 9 Agustus 2015 harus sudah ada Plt untuk Bupati Tabanan,” jelas Darayoni.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun