Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Ombudsman : Siswa di Bali Banyak Pakai Handphone Saat UN
Rabu, 6 Mei 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari kedua tingkat SMP di wilayah Bali diwarnai dengan keteledoran petugas pengawas yang lengah sehingga menyebabkan seorang siswa bisa leluasa membawa handphone atau telefon seluler saat dalam ruang ujian.
Temuan siswa membawa telefon genggam ini disampaikan pihak Ombudsman Provinsi Bali yang melakukan pemantaun di beberapa sekolah di wilayah Denpasar, Kabupaten Gianyar, dan Bangli.
"Kami menemukan ada siswa membawa hanphone di kelas saat mengerjakan UN," ujar Kepala Ombudsman Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkatab, Selasa (5/5/2015).
Saat memantau pelaksanaan UN di SMP 3 Denpasar, tim Ombudsman bahkan melihat dari balik jendela kaca, ada seorang siswa diam-diam menggukan HP menjelang selesai waktu mengerjakan soal UN.
Lengahnya pengawasan UN di Bali ini sangat disayangkan sebagai akibat ketidakjelian dan kelalaian pengawas yang mestinya melaksanakan tugasnya dengan baik. Seharusnya, sesuai tata tertib dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UN 2015, jelas disebutkan pengawas memeriksa ruangan dan siswa sebelum UN dimulai. "Terlepas siswa itu menggunakan HP untuk keperluan apa, kami tidak tahu tetapi jelas itu kelalaian pengawas," tegasnya.
Ombudsman Provinsi Bali juga menemukan masih banyak ditemukan kesalahan teknis saat pengawas dalam memasukkan lembar jawab (LJK), atau menyegel amplop, yang tidak sesuai prosedur sebagaimana ditetapkan dalam POS UN
"Secara umum pelaksanan UN hari kedua saat siswa mengerjakan mata pelajaran matematika, berjalan lancar seperti saat kunjungan di SMP 3 Bangli dan SMP 2 Sukawati Gianyar. Dari sisi distribusi logistik UN maupun ketersediaan soal tidak ada kendala berarti dan berjalan lancar," ungkapnya.
Sementara, hari pertama UN, kata Umar, pihaknya juga mendapati pengawas UN yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya secara benar sesuai ketentuan, yakni banyak petugas justru sibuk memainkan HP ketimbang mengawasi peserta ujin.
Pasca kejadian ini, Ombudsman Bali akan terus melakukan pemantaun hingga hari terakhir pada Kamis 7 Mei 2015, dengan mengerahkan tim untuk meninjau UN di Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Tabanan.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1408 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026