Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 11 September 2026
Ombudsman : Siswa di Bali Banyak Pakai Handphone Saat UN
Rabu, 6 Mei 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari kedua tingkat SMP di wilayah Bali diwarnai dengan keteledoran petugas pengawas yang lengah sehingga menyebabkan seorang siswa bisa leluasa membawa handphone atau telefon seluler saat dalam ruang ujian.
Temuan siswa membawa telefon genggam ini disampaikan pihak Ombudsman Provinsi Bali yang melakukan pemantaun di beberapa sekolah di wilayah Denpasar, Kabupaten Gianyar, dan Bangli.
"Kami menemukan ada siswa membawa hanphone di kelas saat mengerjakan UN," ujar Kepala Ombudsman Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkatab, Selasa (5/5/2015).
Saat memantau pelaksanaan UN di SMP 3 Denpasar, tim Ombudsman bahkan melihat dari balik jendela kaca, ada seorang siswa diam-diam menggukan HP menjelang selesai waktu mengerjakan soal UN.
Lengahnya pengawasan UN di Bali ini sangat disayangkan sebagai akibat ketidakjelian dan kelalaian pengawas yang mestinya melaksanakan tugasnya dengan baik. Seharusnya, sesuai tata tertib dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UN 2015, jelas disebutkan pengawas memeriksa ruangan dan siswa sebelum UN dimulai. "Terlepas siswa itu menggunakan HP untuk keperluan apa, kami tidak tahu tetapi jelas itu kelalaian pengawas," tegasnya.
Ombudsman Provinsi Bali juga menemukan masih banyak ditemukan kesalahan teknis saat pengawas dalam memasukkan lembar jawab (LJK), atau menyegel amplop, yang tidak sesuai prosedur sebagaimana ditetapkan dalam POS UN
"Secara umum pelaksanan UN hari kedua saat siswa mengerjakan mata pelajaran matematika, berjalan lancar seperti saat kunjungan di SMP 3 Bangli dan SMP 2 Sukawati Gianyar. Dari sisi distribusi logistik UN maupun ketersediaan soal tidak ada kendala berarti dan berjalan lancar," ungkapnya.
Sementara, hari pertama UN, kata Umar, pihaknya juga mendapati pengawas UN yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya secara benar sesuai ketentuan, yakni banyak petugas justru sibuk memainkan HP ketimbang mengawasi peserta ujin.
Pasca kejadian ini, Ombudsman Bali akan terus melakukan pemantaun hingga hari terakhir pada Kamis 7 Mei 2015, dengan mengerahkan tim untuk meninjau UN di Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Tabanan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026