Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Ibu Angkat Angeline Tidak Tersangka, Ini Alasan Kapolda Bali
Jumat, 12 Juni 2015,
08:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan tersangka dalam pembunuhan terhadap Angeline (8) sejauh ini berjumlah satu orang yakni Agus, yang tak lain pembantu rumah tangga korban. Ia mengaku sudah berupaya melakukan pemeriksaan beberapa saksi yang dinilai sangat kuat sebagai penyebab kematian Angeline.
Ronny menegaskan pihaknya telah mengumpulkan dan mendalami semua keterangan para saksi dan temuan fakta di lapangan selama satu hari paska jenasahnya ditemukan Rabu 10 Juni 2015.
"Hasil pemeriksaan saksi, dari olah TKP dan hasil forensik penyidik, disimpulkan yang cukup kuat dengan didukung minimal dua alat bukti yang sah adalah pembantu rumah tangga atau bekas pembantu inisial AG yang ditahan oleh penyidik," ucap Ronny dalam keterangan resminya di Polresta Denpasar, Kamis (11/6/2015) malam.
Menurut Ronny, penyidikan yang dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol AA Made Sudana telah melakukan penyelidikan secara maraton terhadap AG atau Agus, bekas pembantu Margareta (ibu angkat Angeline) dan kedua kakak angkat Angeline. Sampai saat ini, Agus pria asal Sumba Nusa Tenggara Timur yang menjadi pembantu atau mantan pembantu rumah tangga ibu angkat korban Margareth menjadi satu-satunya pelaku berdarah dingin tersebut.
"Penyidik berkesimpulan dengan didukung dua alat bukti yang sah sebagai tersangka satu orang yang menyebabkan kematian Angeline," ungkap Ronny yang didampingi langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol AA Made Sudana.
Ronny beralasan, polisi belum menjadikan Margareta, ibu angkat Angeline sebagai tersangka karena belum ada bukti-bukti yang menjurus bahwa dia bersalah. Yang jelas, sambung Ronny, semua saksi yang diperiksa adalah mereka yang diyakini memiliki keterkaitan dengan tewasnya Angeline yang dikubur di pekarangan rumahnya di Jalan Sedap Malam Nomer 26 Denpasar.
"Kami masih menyelidikinya. Kami ini baru satu hari melakukan penyidikan. Maka dari itu kami masih membutuhkan waktu untuk menyelidiki ini," tegasnya.
Untuk memperkuat proses penyidikan, Ronny mengakui tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lainnya yang bisa terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut. Keterlibatan pelaku lainnya, baik yang membantu melakukan tindak pembunuhan atau turut serta saat pembunuhan terjadi masih akan terus dilakukan pemeriksaan.
"Dari apa yang ditemukan dan upaya yang terus kami lakukan semua untuk melengkapi alat bukti dan semua fakta diperoleh," pungkasnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2857 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026