Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Putus cinta, Made Adi Nekat Bunuh Diri di Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2015, 19:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/pan

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Singaraja. Aksi nekat dilakukan oleh seorang siswa di SMAN 1 Singaraja yang diduga melakukan aksi percobaan bunuh diri jam 06.30 wita sebelum jam pelajaran sekolah, Rabu (12/8/2015). Diduga aksi nekat tersebut dilakukan lantaran masalah percintaan dengan teman wanita korban.
 
Korban Made Adi Widiantara, 17 tahun kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Alam /yang tinggal di Banjar Dinas Babakan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada dan berasal dari Desa Songan Kecamatan Kintamani, Bangli. Korban melakukan aksi percobaan bunuh diri saat masih sekolah dalam keadaan tidak terlalu ramai sekitar pukul 06.30 wita. 
 
Korban melompat dari lantai 3 di sekolah ternama di Buleleng tersebut dan langsung meluncur deras ketanah. Kontan saja kejadiaan tersebut membuat heboh sekolah dan Korban langsung dilarikan ke ruang UGD RSUD Buleleng untuk mendapatkan perawatan. Namun karena kondisi korban yang cukup serius karena mengalami cedera kepala berat, patah tulang leher dan tulang dada remuk maka korban langsung dilarikan ke RSUP sanglah untuk proses medis lebih lanjut. 
 
 
Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan korban nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri lantaran masalah Asmara dengan teman wanitanya yang bersekolah di sebuah SMK di Buleleng. Teman-teman korban juga mengaku bahwa korban sebelumnya dilihat seperti sedang bingung atau galau.
 
Menurut Kepala sekolah SMAN 1 Singaraja Putu Eka Wilantara mengatakan pihaknya menyerahkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian karena pihaknya tidak mengetahui persis kronologis kejadian. " Korban sudah ditemukan tergeletak di halaman taman sekolah" tutup Wilantara.
 
Informasi terakhir yang diperoleh menyebutkan korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUP Sanglah. Pihak kepolisian dari Polsek Kota singaraja dan Polres Buleleng saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Ketut Adnyana TJ mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lapangan .[bbn/pan]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami