Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 20 Juni 2026
Pilkada Serentak, Struktur Adat Bali Diminta Netral
Rabu, 28 Oktober 2015,
17:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dalam Pilkada serentak yang digelar bulan Desember mendatang, seluruh pegawai negeri sipil (PNS) diminta netral. Selain PNS, seluruh struktur adat atau pengurus adat di Bali juga diminta netral.
Hal ini disampaikan Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta, di Sanur, Rabu (28/10/2015).
Mudarta mengatakan, seluruh struktur adat yang ada di Bali harus netral dalam Pilkada serentak nanti untuk menjaga pilkada berlangsung tertib, aman, dan fair (adil).
"Struktur adat agar netral, fokus menjaga netralitas, fokus mendoakan pilkada berjalan aman,"ujar Mudarta.
Mudarta mengatakan, saat ini ia menerima laporan adanya ikut campur struktur adat yang masif dan dominan untuk memenangkan salah satu calon kepala daerah di Bali dalam pilkada serentak Desember mendatang.
"Kita temukan di seluruh daerah di Bali ada campur tangan struktur adat, sering dipakai sebagai tim sukses pasangan calon kepala daerah. Harusnya struktur adat yang ada di Bali digunakan untuk melestarikan adat dan budaya Bali, jangan sampai struktur adat cawe-cawe (ikut campur) dalam aktivitas politik praktis karena itu bisa rawan gesekan,"ujarnya.
Mudarta mengimbau kepada oknum pengurus adat agar berhenti dari jabatannya dalam struktur adat dan masuk ke dunia politik lewat partai politik.
"Struktur adat yang terlibat dalam tim sukses lebih bagus masuk partai. Struktur adat sebaiknya netral, cukup mendoakan agar pilkada serentak bisa berjalan sukses,"ujar pria asal Jembrana ini.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026