Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 3 Agustus 2026
Bupati Suwirta Jenguk Penderita Hepatomegali
Senin, 16 November 2015,
19:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Penderita penyakit pembesaran hati (hepatomegali), Putu Resa Dwipayana (14) mendapat perhatian Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta.
Didampingi Direktur RSUD Klungkung, Dr. I Nyoman Kesuma, MPH, Bupati Suwirta melihat kondisi terkini Putu Resa dirumahnya di Lingkungan Lebah, Kelurahan Semarapura Kangin, Kecamatan Klungkung, Senin (16/11/2015).
Kondisi fisik Putu Resa dengan perut membesar ini mengundang keprihatinan Bupati Suwirta. Agar mendapat perawatan secara intensif, Bupati Suwirta membujuk penderita (Putu Resa) dan keluarganya untuk mau dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dirawat di RSUD Klungkung.
Pihaknya juga meminta Direktur RSUD Klungkung agar menjemput penderita besok (hari ini) untuk diajak ke RSUD Klungkung.
“Kita bujuk dia (Putu Resa Dwipayana) dan orangtuanya untuk mau dirawat di rumah sakit agar mendapat perawatan secara intensif,” ujar Suwirta yang saat itu juga didampingi Lurah Semarapura Kangin, Wayan Sudharma.
Menurut Direktur RSUD Klungkung, Dr. I Nyoman Kesuma, MPH, penyakit yang diderita Putu Resa Dwipayana ini adalah pembesaran hati (hepatomegali). Penyakit ini disebabkan ketidakmampuan tubuh memproduksi sel-sel darah merah dan hemoglobin (talasemia) akibat kelainan bawaan. Menurut Dr. Kesuma, penderita akan diajak ke RSUD Klungkung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika harus dilakukan pemeriksaan ke RSUP Sanglah, juga akan dilakukan pemeriksaan namun usai pemeriksaan akan diajak kembali ke RSUD Klungkung untuk dirawat.
“Nanti perawatan tetap di RSUD Klungkung,” ujarnya.
Sementara orang tua Putu Resa Dwipayana, Made Darmawati (33) menuturkan, anak pertamanya menderita penyakit ini sekitar empat tahun lalu. “Diawali gejala panas dan maag,” ujar Darmawati didampingi suaminya, Kadek Suparta. Karena perut anaknya semakin membesar, putra pertamanya ini memutuskan untuk berhenti sekolah kelas 2 SMP. “Karena semakin membesar tidak bisa melanjutkan sekolah,” jelasnya. [bbn/hmsklk/nom]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 342 Kali
02
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 273 Kali
03
04
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
05
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026