Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bali Panas Menyengat, Ini Penjelasan BMKG Denpasar

Rabu, 13 Januari 2016, 13:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/file/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Meski sudah masuk musim penghujan, namun hujan masih jarang turun di Bali. Cuaca pun panas menyengat. Apa sebabnya?
 
Setelah lama dilanda kekeringan akibat musim kemarau panjang, hujan sempat mengguyur Pulau Bali. Namun sayang hujan turun dengan intensitas yang rendah. Setelah itu, hujan praktis tak pernah turun dan panas menyengat matahari menyinari Pulau Dewata.
 
Terkait hal itu, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, I Wayan Suardana menyatakan jika pemicu terjadinya hujan di Bali adalah adanya pertemuan massa udara dari barat dan utara yang banyak mengandung air.
 
"Tidak munculnya secara konsisten tekanan udara yang signifikan di belahan bumi utara (Australia) ditarik ke arah barat. Maka hujan ke arah barat seperti Aceh dan daerah lainnya," ucap Suardana, Rabu (13/1/2016).
 
Selain itu, kata Suardana, sampai saat ini masih berlangsung badai Elnino yang mempengaruhi curah hujan, juga menjadi penyebab hujan hingga kini belum menyirami Bali. 
 
"Sejak awal sudah kita katakan jika awal penghujan akan mundur dan sifatnya di bawah normal," jelas Suardana.
 
Meski begitu, di dataran yang lebih tinggi seperti Bedugul dan sebagian Singaraja hujan sudah normal. 
 
"Hanya saja di bagian selatan seperti Denpasar, Kuta, Nusa Dua, lalu di beberapa kabupaten lainnya hujan masih di bawah normal," paparnya.
 
Sementara, penyebab panas menyengat ia menegaskan lantaran matahari tengah menuju ke arah utara katulistiwa. Ia memprediksi hujan akan membasahi Bali selatan di akhir Januari hingga Februari. 
 
 
"Aliran dan hujan sedikit sehingga terjadi komulatif panas. Panas menumpuk. Perkiraannya di situ, sifatnya masih di bawah normal," tegas Suardana.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami