Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Cekcok dengan Anak, Peternak Ayam Gantung Diri di Pohon Coklat
Kamis, 21 Januari 2016,
01:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Diduga kecewa dengan kelakuan anaknya minum minuman keras usai dibelikan mobil, membuat I Made Wirata (48) pemilik ternak ayam di Banjar Punggang, Desa Jeliji Punggang, Kecamatan Pupuan, Tabanan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (20/1/2016).
Sebelum ditemukan dalam posisi menggantung di pohon coklat, korban pamit dengan istrinya Ni Wayan Karnasih (38) pergi ke kandang ayamnya. Namun hingga pagi hari korban tidak kembali ke rumahnya. Istri korban kemudian menugaskan Ni Wayan Juni Antini (28) mencari korban ke kandang.
Sekitar pukul 06.30 saksi Antini hendak menyusul korban ke kandang ayam, belum sampai di kandang ayam, saksi sudah melihat sosok tubuh menggantung di pohon coklat di dekat kandang ayam. Melihat tubuh korban dalam posisi menggantung, saksi Antini langsung menghubungi saksi lainya yakni Sumiati (30), yang kemudian diinformasikan ke warga setempat. Tubuh korban yang menggantung di pohon coklat dengna tali plastik warna hijau panjang 4 meter kemudian diturunkan oleh warga dan masyarakat setempat.
Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda –tanda kekerasan di tubuh korban. Dari telinga kiri dan mulut korban keluar darah, lidah korban menjulur . Sementara itu pada kemaluan korban tidak keluar air mani dan dubur korban juga tida keluar kotoran.
Keluarga korban tidak berkenan korban diotopsi karena dari pemeriksaan dokter dipastikan korban meninggal karena gantung diri dan keluarga sudah menerima serta mengiklaskan kepergian korban.
Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum nekat gantung diri korban sempat cekcok dengan anaknya. Anaknya yang baru saja dibelikan mobil dan dilihat masih minum minuman keras. “Korban sempat cekcok dengan anaknya, belum jelas apa permasalahannya sehingga korban dan anaknya berselisih paham, “ bisik sumber yang enggan namanya disebutkan.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026