Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cekcok dengan Anak, Peternak Ayam Gantung Diri di Pohon Coklat
Kamis, 21 Januari 2016,
01:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Diduga kecewa dengan kelakuan anaknya minum minuman keras usai dibelikan mobil, membuat I Made Wirata (48) pemilik ternak ayam di Banjar Punggang, Desa Jeliji Punggang, Kecamatan Pupuan, Tabanan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (20/1/2016).
Sebelum ditemukan dalam posisi menggantung di pohon coklat, korban pamit dengan istrinya Ni Wayan Karnasih (38) pergi ke kandang ayamnya. Namun hingga pagi hari korban tidak kembali ke rumahnya. Istri korban kemudian menugaskan Ni Wayan Juni Antini (28) mencari korban ke kandang.
Sekitar pukul 06.30 saksi Antini hendak menyusul korban ke kandang ayam, belum sampai di kandang ayam, saksi sudah melihat sosok tubuh menggantung di pohon coklat di dekat kandang ayam. Melihat tubuh korban dalam posisi menggantung, saksi Antini langsung menghubungi saksi lainya yakni Sumiati (30), yang kemudian diinformasikan ke warga setempat. Tubuh korban yang menggantung di pohon coklat dengna tali plastik warna hijau panjang 4 meter kemudian diturunkan oleh warga dan masyarakat setempat.
Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda –tanda kekerasan di tubuh korban. Dari telinga kiri dan mulut korban keluar darah, lidah korban menjulur . Sementara itu pada kemaluan korban tidak keluar air mani dan dubur korban juga tida keluar kotoran.
Keluarga korban tidak berkenan korban diotopsi karena dari pemeriksaan dokter dipastikan korban meninggal karena gantung diri dan keluarga sudah menerima serta mengiklaskan kepergian korban.
Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum nekat gantung diri korban sempat cekcok dengan anaknya. Anaknya yang baru saja dibelikan mobil dan dilihat masih minum minuman keras. “Korban sempat cekcok dengan anaknya, belum jelas apa permasalahannya sehingga korban dan anaknya berselisih paham, “ bisik sumber yang enggan namanya disebutkan.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026