Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Profesor Dasi Astawa Salut dan Bangga STMIK Primakara Lahirkan Generasi Technopreneurship
Sabtu, 23 Januari 2016,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali Nusra Profesor Dr I Nengah Dasi Astawa mendukung langkah STMIK Primakara mendidik mahasiswa untuk menciptakan dan melahirkan jiwa technopreneurship.
"Kita mendukung Primakara menciptakan job kreator untuk menciptakan lapangan pekerjaan agar terhindar dari pengangguran dikalangan intelektualitas," ujar Profesor Dasi Astawa diajang StartUp Expo 2016 dalam memamerkan hasil karya mahasiswa di STMIK Primakara, Sabtu (23/2016).
Menurut Profesor Dasi Astawa, saat ini pemerintah dan kopertis juga tengah menyiapkan sejumlah dana untuk anak bangsa dalam mewujudkan ide dan gagasan agar bernilai produktivitas. Ia berharap, dimasa mendatang generasi muda kedepan yang masuk perguruan tinggi jangan hanya mengejar ijasah semata.
"Jangan hanya mengejar ijasah dengan nilai baik agar jadi PNS. Dengan menjadi mahasiswa berkualitas, pasti akan menjadi anak-anak mandiri. Dimanapun pemerintah tidak bisa menciptakan lapangan pekerjaan.Orientasi mahasiswa maupun intelektualitas hendaknya berpikir enterpreunership," harapnya.
Untuk menjadi pengusaha, lanjut Profesor Dasi Astawa, awalnya bisa dimulai dari sendiri. Pasalnya, untuk memulai bisnis tidak harus memiliki PT, CV, koperasi dan lainnya, tapi disesuaikan kemampuan masing.
"Seperti ketika seseorang memiliki kecakapan menari, membuat kerajinan khan bisa memberdayakan kemampuannya untuk dikembangkan dalam dunia bisnis. Dan jika kita pinter bahasa inggris dan matematika khan bisa membuat kursus atau les dirumah-rumah," tegasnya.
Sementara itu I Putu Agus Swastika, M.Kom, Ketua STMIK Primakara menyatakan bahwa Primakara Startup Expo 2016 adalah puncak dari kurikulum Technopreneurship di Primakara. "Event ini adalah ujian akhir dari mata kuliah project technopreneurship, dimana mahasiswa harus menghasilkan sebuah startup atau perusahaan pemula," jelas Agus Swastika yang akrab disapa Guslong ini.
Saat menghadiri dan melihat sejumlah karya teknologi dari para mahasiswa Primakara yang juga dihadiri Kepala Program Balai Inkubator Teknologi BPPT, Ir Hamdani M. Eng, Profesor Dasi Astawa juga mengaku kagum atas prestasi generasi muda tersebut.
"Anak-anak kita mendatang harus bisa memanfaatkan peluang. Termasuk juga para intelektualitas harus memiliki jiwa enterprenuer. Mahasiswa Primakara maupun mahasiswa lainnya sebagai generasi muda harapan bangsa juga harus bisa menjadi petarung dan tanggung tidak hanya ditingkat lokal, namun bisa berkembang pesat di kancah nasional maupun internasional," tandasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2403 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026