Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Gendo : Akan Terjadi Konflik Besar di Bali Jika AMDAL Reklamasi Diloloskan
Jumat, 29 Januari 2016,
22:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rapat Komisi Penilaian AMDAL Pusat, rencana kegiatan revitalisasi Teluk Benoa di kabupaten Badung dan kota Denpasar dan penambangan pasir laut (dalam menunjang kegiatan revitalisasi Teluk Benoa) di kabupaten Lombok Timur NTB oleh PT Tirta Wahana Bali Internasional dan PT Dinamika Atriya Raya yang berlangsung di Gedung Wiswasabha, Renon, Denpasar, Jumat (29/01/2016) diwarnai aksi demo oleh Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa.
Dalam aksinya ribuan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen seperti mahasiswa, LSM, Seniman pemuda, musisi, akademisi dan individu yang peduli lingkungan hidup melakukan orasi yang dibalut dengan parade seni budaya.
Seperti diketahui, Komisi Penilai AMDAL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus memaksakan proses AMDAL reklamasi teluk benoa dan terkesan mempercepat.
Koordinator Aksi Wayan Gendo Suardana mengungkapkan, hari ini rencana reklamasi Benoa sudah memasuki tahun ke tiga, dan rencana reklamasi di kawasan perairan Teluk Benoa telah mendapat penolakan dari seluruh lapisan masyarakat Bali baik oleh 12 Desa Adat, Banjar, Kepala Lingkungan, Kepala Dusun, Sekaa Truna-reuni dan masih banyak lainnya.
12 Desa tersebut yakni Desa Adat Tanjung Benoa, Desa Adat Jimbaran, Desa Adat Bualu, Desa Adat Kelan, Desa Adat Kedonganan, Desa Adat Seminyak, Desa Adat Kerobokan, Desa Adat Kuta, di kabupaten Badung dan Desa Adat Sesetan, Desa Adat Kepaon, dan Desa Adat Pemogan Kota Denpasar.
"Pernyataan sikap kita jelas kita menolak reklamasi Teluk Benoa sebagaimana aspirasi masyarakat adat, menolak AMDAL rekomendasi PT.TWBI dan meminta komisi penilai AMDAL pusat untuk menyatakan rekomendasi AMDAL itu tidak layak, ini desa adat yang menjadi penyangga teluk benoa sudah jelas menolak dengan melakukan paruman-paruman adat mereka," tandasnya di sela aksi Jumat (29/01/2016).
Gendo juga menegaskan jika sampai rekomendasi yang saat ini sedang berlangsung diloloskan oleh pemerintah maka akan terjadi konflik yang sangat besar.
"Hari ini desa adat sudah bersikap pemerintah harus bisa mengapresiasi pendapatnya desa adat jangan tunggu mereka bertindak kalau proyek ini dipaksakan maka bali ini akan terjadi satu protes yang luar biasa jangan tunggu desa adat bertindak," tegasnya, seperti dilansir suaradewata.com.
Mengapa desa adat akan mengambil sikap tegas jika rekomendasi AMDAL diloloskan, menurut Gendo Desa adat adalah penjaga keajegan Bali.
"Kalau Desa Adat sudah mengambil sikap dengan paruman adat kalau itu diabaikan akan terjadi konflik luar biasa kalau ini lolos maka akan terjadi konflik jadi tolong pemerintah dengarkan desa adat," tutupnya.
Aksi kali ini menurut Gendo merupakan aksi yang puncak dari sekian banyak aksi yang pernah dilakukan jika hari ini tidak berhasil pihaknya menegaskan akan kembali ke titik nol.
Sementara itu, demo yang berlangsung aman dan tertib ini dijaga oleh 3 Satuan Setingkat Kompi, Polsek Denpasar Timur, Polresta dan Polda Bali. Terlihat Kapolresta Denpasar juga mengawal jalannya aksi.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026