Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Selama 20 Tahun 7 KK Warga Baturiti Menunggu Sambungan Listrik PLN
Selasa, 16 Februari 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Nasib belum beruntung dialami 7 KK ( kepala keluarga ) di Tempekan Telengis, Banjar Dinas Baturiti Kaja, Desa Baturiti,Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
Sejak 20 tahun lalu 7 KK tersebut belum mendapatkan aliran listrik PLN Rayon. Hingga kini, untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka harus menempel menyambung tegangan dari listrik milik tetangga.
I Wayan Adnyana salah satu warga dari 7 KK di Tempeken Telengis mengaku hingga saat ini belum mendapatkan pelayanan listrik langsung dari PLN. Untuk mendapatkan listrik ia bersama 6 KK lainya harus menempel di tetangga Wayan Kamper.
"Agar dapat listrik , Kami yang berjumlah 7 KK harus menempel di rumah tetangga,”jelasnya.
Ia yang ditunjuk sebagia koordinator pembayaran listrik tersebut mengatakan pihaknya sudah pernah mengajukan surat agar mendapatkan listrik. Namun surat yang dikirim tahun 2011 lalu itu sudah mendapatkan tanggapan. Namun hanya 35 KK yang mendaptkan listrik. Sedangkan ia bersama 6 KK lainya hingga kini belum mendapatkan listrik PLN Rayon.
"Entah kenapa kami bisa tidak kebagian, padahal jaraknya tidak terlalu jauh dan waktu itu kami pula sudah didata," keluhnya.
Tidak itu saja, selama menempel listrik, membayar iuranya juga sangat tinggi, bisa mencapai 200-300 ribu perbulan, dengan kekuatan daya masing-masing per KK 400 volt.
"Katanya biaya beban, membayar mahal, sementara untuk penggunaan tidak terlalu banyak," jelasnya.
Dirinya dan warga lainya tersebut sangat mengeluh, sampai saat ini dikatakan ada yang belum membayar karena membayarnya sangat mahal.
"Banyak yang belum bayar karena mahal, saya juga bingung kenapa bayar banyak, setelah ditanyakan katanya biaya beban listrik," jelasnya.
Dirinya berharap sebagai ketua yang mewakili teman-temanya untuk bisa mendapatkan pelayanan listrik langsung, supaya tidak menempel pada tetangga, kalau menempel biasanya ongkos tarif bisa lebih tinggi. Bahkan, supaya mendapatkan listrik langsung, dikatakanya kalau membayar berapun pasti akan dibayarkan.
"Minta tolong ya, supaya mendapatkan listrik langsung dari PLN, suapaya bayarnya tidak mahal," akunya.
Dilanjutkan, Memang dari awal, semenjak ditinggali sekitar 20 tahun belum mendapatkan pelayanan listrik langsung pada rumah penduduk di wilayah tempekan Telengisan ini, mendapatkan listrik baru tahun 2011. Sempat dulu menggunakan sentir, sampai menggunakan gedset untuk bisa menerangi gelapnya malam. "Inikan baru-baru mendapatkan listrik, kalau dulu nebeng semua di tetangga listrik," jelasnya.
Manager PLN Rayon Tabanan, I Made Jiwa mengaku kaget mendengar informasi tidak mendapatkan pelayanan listrik. "Kami akan langsung melakukan pengecekan langsung," ujarnya.
Menanggapi hal itu, disampaikan ada dua kemungkinan yang terjadi, yang pertama karena jarak tiang tegangan PLN jauh sehingga memerlukan perluasan, dan yang kedua calon pelanggan meminta permohonan listrik yang bersubsidi dengan kekuatan daya 400-900 volt,
namun tidak mencantumkan salah satu ketentuan seperti Kartu Keluarga Sehat (KKS), Kartu Perlindungan Sehat (KPS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Surat keterangan dari TNP2P artinya surat yang menunjukkan keluarga kurang mampu.
"Nah dari salah satu ini yang menjadi permasalahanya, misalnya pelanggan mau listrik yang bersubsidi, sedangkan tidak bisa menunjukan kriteria tersebut, mohon maaf itu memang tidak bisa," kilahnya.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2638 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026