Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 19 September 2026
Polemik SUTT, Bupati Buleleng Beri PLN Waktu Dua Minggu
Selasa, 8 Maret 2016,
05:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Polemik relokasi menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang membentang diatas Kampung Barokah Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, sampai saat ini belum menemui titak terang. Dalam dua minggu kedepan, PLN yang membangun menara SUTT berikut memasang kabel transmisi dengan kekuatan 150 Kv diatas perkampungan warga, diminta melakukan survey terlebih dahulu untuk menyelesaikan permasalah tersebut.
Permintaan melakukan survey tersebut datang dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana Senin (7/3/2016) siang. Pihak PLN melakukan pertemuan secara tertutup dengan Bupati sekitar 20 menit di Lobi Kantor Bupati.
Dari pihak PLN hadir Manajer PLN Bali Utara Ansats Pram Andreas Simamora, Manajer Unit Pelaksana Konstruksi (UPK) PLN jaringan Jawa Bali X Hendrawan Suko Rahardjo, Manajer Distribusi Bali Alam Awaludin serta General Affair PLTU Celukan Bawang Putu Singyen.
Usai pertemuan tertutup tersebut Bupati Agus Suradnyana mengaku pihaknya memiliki kewajiban menyelesaikan masalah kabel SUTT tersebut dengan cara-cara yang bijak. Agus Suradnyana menyatakan PLN pun mengakui memiliki perjanjian memindahkan menara SUTT dalam kurun waktu satu tahun.
“ Tapi survey-survey yang dilakukan PLN tersebut mentok semuanya dan intinya PLN siap untuk melakukan upaya-upaya menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik “Ungkap Agus.
Bupati Agus Suradnyana mengatakan pihaknya selaku pemerintah memberikan waktu dua minggu kepada PLN untuk melakukan survey kembali. Survey tersebut meliputi kajian memindahkan menara SUTT berikut kabelnya atau re-route, ataupun melakukan pemindahan 120 kepala keluarga di Kampung Barokah alias melakukan relokasi.
Sementara itu Manajer Distribusi PLN Distribusi Bali, Alam Awaludin mengatakan pihaknya akan berusaha menyelesaikan survey yang dibutuhkan dalam kurun waktu dua minggu kedepan. Alam mengaku pihaknya akan mengkaji pemindahan warga ataupun pemindahan menara dari berbagai aspek.
“ Aspek yang utama yakni memastikan suplay ke Bali tetap aman, karena sekarag juga PLTU Celukan Bawang ini utama juga untuk Bali. Jadi kalau misalkan terganggu suplay (listrik) ke Bali juga akan terganggu” katanya.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6730 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5612 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026