Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Prostitusi di Jembrana, Gadis Bawah Umur Dibanderol Rp 500 Ribu

Senin, 4 April 2016, 09:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Meski sudah ditetapkan sebagai daerah darurat kejahatan seksual anak, tampaknya Pemerintah Kabupaten Jembrana dan instansi terkait setempat tidak mau berbenah. Hingga kini, kejahatan seksual yang melibatkan anak bawah umur masih terjadi. 
 
Yang terakhir, aparat Polres Jembrana berhasil membekuk seorang mucikari yang menjual gadis bawah umur kepada laki hidung belang.
 
Mucikari bernama Ayu ini ditangkap bersama seorang gadis di sebuah hotel di Desa Yeh Kuning usai bertransaksi seks dengan laki hidung belang. 
 
Kepada petugas kepolisian setempat, Ayu mengaku modus bisnis seks gadis bawah umur ini dilakukan lewat pesan BBM.
 
Mucikari perempuan yang masih berusia 19 tahun ini diduga sering menjual gadis bawah umur dari desa, kepada para hidung belang.
 
 
Sementara Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo mengatakan, pihaknya terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan bisnis seks gadis bawah umur ini.
 
"Kita masih kembangkan dengan memintai keterangan pelaku dan korban, untuk memastikan kasus ini termasuk human trafficking atau tidak,"ujarnya.Dari hasil keterangan korban, selama ini mereka dijual dengan tarif Rp 500 ribu untuk sekali kencan 'short time'. 
 
 
Kasus pencabulan puluhan anak bawah umur di Jembrana Bali sebelumnya telah mendapat perhatian serius Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI. Ketua KPA Indonesia Pusat, Arist Merdeka Sirait, pernah datang langsung ke Jembrana Bali menemui pelaku pencabulan. KPAI menyatakan Kabupaten Jembrana Bali darurat kejahatan seksual.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami