Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Duh, 4 Bocah di Denpasar Dicabuli Pria Bernama Om Sumba
Minggu, 8 Mei 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Malik Duta Sumbawono (55) asal Sumba Timur, alamat di Gunung Bromo III, Denpasar Barat diamankan oleh Polda Bali, Jumat (6/5) sekira pukul 11.00 wita siang. Pelaku dilaporkan atas kasus pencabulan kepada 3 bocah perempuan berinisial A (5), N (6), M (8) dan bocah laki-laki berinisial G (8) di wilayah Denpasar Barat.
Peristiwa pencabulan tersebut, berlangsung pada Selasa (3/5), namun menurut informasi pelaku mulai sering aktif nongkrong sudah sejak 2 mingguan.
Malik biasa dikenal oleh para bocah dengan panggilan Om Sumba lantaran pria gaek ini berasal dari Sumba. Menurut penuturan tetangga yang tinggal di seputar banjar mengaku baru melihat pelaku sekitar 2 minggu.
"Dia sering nongkrong di bawah papan banjar itu, anak saya pernah saya lihat dipangku sama dia tapi langsung saya panggil dan saya gak ijinkan ke luar," ungkap ibu Safira.
Ibu Safira bahkan mengancam akan mengurung anaknya di dalam jika Safira berani dekat dengan pelaku. "Dia pernah manggil anak saya Hai Say selamat sekolah ya, hati-hati ya," ketusnya. Saya pikir ini siapa, kok berani sekali dia sama anak saya, imbuhnya.
Sementara itu, modus perbuatan bejat pelaku dijelaskan oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) kota Denpasar Luh Anggraeni dan timnya mengatakan, Malik saat melakukan aksinya selalu mengimi-ngimingi para korban dengan permen.
"Dia selalu memberikan permen kepada korban-korbannya, satu dipangku sama dia dikerjain yang lain duduk di sekelilingnya pelaku, bahkan ada anak kecil laki yang suka di plorotin celananya," kata Anggraeni saat mengunjungi rumah korban Sabtu (7/5).
Dijelaskan Anggraeni, awalnya ibu korban tidak mau melaporkannya kepada polisi. "Orang tua korban taunya karena anaknya mengeluh sakit di kemaluannya, katanya kukunya panjang-panjang," kata Anggraini.
Sementara itu, korban bocah berinisial N mengaku, sering bertemu pelaku di dekat rumahnya dan sering dipangku oleh pelaku. Bocah cantik yang masih duduk di kelas TK B, Hidayatullah saat ditemui tampak ceria dan tidak ada perubahan perilaku yang berarti.
"Ketemu om Sumba dekat rumah, iya sering dipangku," kata N lirih.
Orang tua N pun mengaku syok atas musibah yang menimpa anak pertamanya itu. "Saya sudah gak bisa berkata apa-apa lagi," ujarnya sambil tersedu. [bbn/sdc]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026