Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Duh, 4 Bocah di Denpasar Dicabuli Pria Bernama Om Sumba
Minggu, 8 Mei 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Malik Duta Sumbawono (55) asal Sumba Timur, alamat di Gunung Bromo III, Denpasar Barat diamankan oleh Polda Bali, Jumat (6/5) sekira pukul 11.00 wita siang. Pelaku dilaporkan atas kasus pencabulan kepada 3 bocah perempuan berinisial A (5), N (6), M (8) dan bocah laki-laki berinisial G (8) di wilayah Denpasar Barat.
Peristiwa pencabulan tersebut, berlangsung pada Selasa (3/5), namun menurut informasi pelaku mulai sering aktif nongkrong sudah sejak 2 mingguan.
Malik biasa dikenal oleh para bocah dengan panggilan Om Sumba lantaran pria gaek ini berasal dari Sumba. Menurut penuturan tetangga yang tinggal di seputar banjar mengaku baru melihat pelaku sekitar 2 minggu.
"Dia sering nongkrong di bawah papan banjar itu, anak saya pernah saya lihat dipangku sama dia tapi langsung saya panggil dan saya gak ijinkan ke luar," ungkap ibu Safira.
Ibu Safira bahkan mengancam akan mengurung anaknya di dalam jika Safira berani dekat dengan pelaku. "Dia pernah manggil anak saya Hai Say selamat sekolah ya, hati-hati ya," ketusnya. Saya pikir ini siapa, kok berani sekali dia sama anak saya, imbuhnya.
Sementara itu, modus perbuatan bejat pelaku dijelaskan oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) kota Denpasar Luh Anggraeni dan timnya mengatakan, Malik saat melakukan aksinya selalu mengimi-ngimingi para korban dengan permen.
"Dia selalu memberikan permen kepada korban-korbannya, satu dipangku sama dia dikerjain yang lain duduk di sekelilingnya pelaku, bahkan ada anak kecil laki yang suka di plorotin celananya," kata Anggraeni saat mengunjungi rumah korban Sabtu (7/5).
Dijelaskan Anggraeni, awalnya ibu korban tidak mau melaporkannya kepada polisi. "Orang tua korban taunya karena anaknya mengeluh sakit di kemaluannya, katanya kukunya panjang-panjang," kata Anggraini.
Sementara itu, korban bocah berinisial N mengaku, sering bertemu pelaku di dekat rumahnya dan sering dipangku oleh pelaku. Bocah cantik yang masih duduk di kelas TK B, Hidayatullah saat ditemui tampak ceria dan tidak ada perubahan perilaku yang berarti.
"Ketemu om Sumba dekat rumah, iya sering dipangku," kata N lirih.
Orang tua N pun mengaku syok atas musibah yang menimpa anak pertamanya itu. "Saya sudah gak bisa berkata apa-apa lagi," ujarnya sambil tersedu. [bbn/sdc]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026