Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Polair NTB Tangkap 2 Kapal Pengebom Ikan di Perairam Bima
Senin, 23 Mei 2016,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Bima. Dalam satu hari, 2 kapal penangkap ikan ditangkap Patroli Polair Polda NTB, karena diduga melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom.
Dirpol Air Polda NTB AKBP Edwin Rachmat Adikusumo melalui Kasatrolda Ditpol Air Polda NTB AKBP Dewa Wijaya mengatakan, 2 kapal ditangkap dan diamankan anggota Polair dari perairan Selat Sape Bima sabtu (21/5) pagi hari.
Kedua kapal bernama lambung Kapal Motor Satu Putri dan Sinar Arfa, ditemukan petugas saat sedang melakukan patroli rutin. Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam kedua kapal ditemukan sejumlah bahan peledak yang sering digunakan nelayan untuk bom ikan.
“Anggota yang memang rutin melaksanakan Patroli di wilayah Perairan Selat Sape Bima, melakukan pemeriksaan terhadap dua kapal motor nelayan. Yang pertama kapal bernama lambung Satu Putri sekitar pukul 07.30 wita. Anggota menemukan sejumlah bahan peledak dalam kapal tersebut. Selang setengah jam berikutnya kapal nelayan Sinar Arfa juga diperiksa dan ditemukan lagi bahan peledak serupa,” Ungkap Dirpol Air Polda NTB AKBP Edwin Rachmat Adikusumo melalui Kasatrolda Ditpol Air Polda NTB AKBP Dewa Wijaya kepada kicknews.today.
Jumlah bahan peledak yang ditemukan dalam kedua kapal berjumlah 17 botol bahan peledak, 10 botol dari kapal Satu Putri dan 7 dari Sinar Arfa. 2 orang telah ditetapkan menjadi tersangka, yaitu YD dan RH masing masing merupakan nahkoda sekaligus pemilik kapal. Kedua kapal yang salah satunya sudah berisi muatan berbagai jenis ikan langsung digiring menuju Satpolair Polres Bima dengan menggunakan Searider KP. Tekukur – 5010.
“Para tersangka yang telah diamankan ini patut diduga melanggar pasal 1 ayat 1 no 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dan pasal 85 jo pasal 9 UU RI No 45 tahun 2009. perubahan atas UU RI No 31 tahun 2004 tentang perikanan”. Papar Dewa.
Untuk proses hukum lebih lanjut para tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Kota Bima. [bbn/knt]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2439 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026