Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Trump Kembali Serukan Sikap Anti-Muslim di AS
Terkait Serangan di Orlando
Selasa, 14 Juni 2016,
10:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Washington DC. Calon Presiden AS Donald Trump turut menanggapi insiden penembakan massal yang terjadi di sebuah klub malam khusus gay di Orlando dengan nada rasisme.Dalam komentarnya, ia kembali mengulang seruannya agar imigrasi melarang sementara setiap orang Muslim masuk AS.
Trump meyakini kekerasan oleh imigran beragama Islam di AS adalah sesuatu yang pasti akan terjadi cepat atau lambat.Oleh sebab itu, dia mengkritik rivalnya, Hillary Clinton, yang berencana menambah kuota menampung pengungsi Suriah ke AS seandainya terpilih, lansir New York Times.
"Saya berulang kali mengatakan kejadian seperti (Orlando) akan terjadi, dan ke depan kejadian seperti ini hanya akan memburuk," kata Trump.
Calon presiden dari partai Republik ini mengingatkan publik agar mendukung agendanya menerapkan pembatasan akses masuk AS terhadap imigran. Trump juga menuding anak imigran berisiko besar terlibat aksi teror.
Seruannya ini merujuk pada pelaku penembakan Orlando, Omar Mateen, yang merupakan warga kelahiran AS dari orang tua imigran asal Afghanistan.
"Kita tidak akan punya jalan untuk menyaring setiap imigran, bahkan mencegah generasi kedua mereka melakukan tindakan radikal," kata Trump.
Trump juga sekaligus menyindir Hillary sebagai capres yang tidak mau jujur pada kenyataan serta takut menyinggung perasaan umat Muslim.
"Hillary seharusnya mundur dari pemilu jika tak kunjung mau mengakui satu hal. Pangkal semua masalah ini adalah Islam radikal," kata Trump.
Omar Mateen telah sumpah untuk setia dengan ISIS sebelum melakukan penyerangan ke klub malam 'Pulse' di pusat kota Orlando.Pria 29 tahun itu sehari-hari bekerja sebagai satpam serta memiliki izin resmi memegang senjata api.Menanggapi Insiden Orlando dalam kesempatan terpisah, Hillary Clinton tak menyebut komunitas Muslim ataupun imigran atas tragedi itu. Capres perempuan ini menyebut aksi teror itu dilatari kebencian, dan hal serupa juga dilakukan oleh Presiden AS Barack Obama.[bbn/inilah/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2548 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2017 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026